Suara.com - Deodoran dengan antiperspirant saat ini semakin banyak digunakan. Tetapi apakah Anda tahu bahwa mereka benar-benar dapat membuat bau badan Anda menjadi lebih buruk dalam jangka panjang?
Menurut sebuah penelitian, menggunakan antiperspirant akan meningkatkan Actinobacteria, mikroba yang bertanggung jawab untuk bau tak sedap di ketiak kita.
Untuk mencapai kesimpulan ini, penelitian dari University of Gent di Belgia mengajak delapan responden berhenti menggunakan deodorant atau antiperspirant selama satu bulan.
Sedangkan kelompok yang lain, dijadikan kelompok kontrol yang tidak menggunakan deodoran secara teratur. Mereka diminta untuk menggunakan deodoran selama satu bulan.
Lantas para peneliti menganalisis keragaman dan jumlah bakteri di ketiak, sebelum, selama dan setelah percobaan. Selama beberapa minggu setelah percobaan penggunaan antiperspirant dilanjutkan. Para peneliti menemukan peningkatan yang signifikan dari Actinobacteria, pada mereka yang menggunakan antiperspirant.
"Langkah-langkah yang kita manfaatkan saat ini tidak mengambil sumber awal: bau bakteri sebagai penyebab," kata Chris Callewaert yang memimpin penelitian itu. Ia menambahkan deodoran hanya topeng bau yang tidak menyenangkan. (timesofindia.com)
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 HP Midrange Serasa Flagship 2026: Spesifikasi Premium dan Performa Juara
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 4 Sepatu Nike Tanpa Tali Serbaguna: Nyaman untuk Olahraga, Praktis buat Jalan Santai
- Danantara Sumberdaya Indonesia Batal Beroperasi Penuh, Pemerintah Mundurkan Skema Ekspor SDA di 2027
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
Pilihan
-
Live 'Pocong Jadi-Jadian' Hebohkan Warga Sragen, 3 Pelajar Diamankan Polisi
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
-
BREAKING NEWS! Persija Resmi Tidak Perpanjang Kontrak Mauricio Souza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
Terkini
-
Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?
-
Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak
-
Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan
-
Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern
-
Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian
-
Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI
-
Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien
-
Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia
-
Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif
-
Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19