Suara.com - Jumlah korban meninggal akibat penyakit Ebola bertambah hampir 200 orang dalam sehari, dan hingga Selasa (9/9/2014) jumlah orang meninggal akibat Ebola telah mencapai 2.296 orang.
Badan kesehatan dunia, WHO, dalam pernyataannya, Selasa, mencatat 4.293 kasus Ebola di lima negara di Afrika barat. Namun menurut mereka angka ini belum termasuk kasus baru Ebola di Liberia, negara yang paling parah dilanda wabah Ebola. WHO juga mengingatkan kemungkinan munculnya ribuan kasus baru Ebola di Liberia dalam tiga pekan mendatang.
Direktur bidang penyakit menular WHO, Sylvie Briand, mengatakan pihaknya kesulitan mengumpulkan data yang akurat sehingga diperkirakan jumlah korban akibat Ebola lebih besar dari data ini.
"Kita tahu angka itu masih di bawah perkiraan. Ini perang melawan virus, dan ini perangyang sulit. Kami berusaha untuk memenangkan perang ini setidaknya di beberapa tempat," ujarnya dalam keterangan pers di Genewa, Selasa.
Wabah Ebola mulai merebak sejak Desember, dan dengan cepat menyebar ke sejumlah negara di Afrika Barat. Liberia adalah salah satu negara yang paling parah dilanda wabah penyakit mematikan ini, di mana hampir 60 persen kasus Ebola dan kematian terjadi di sana. (Reuters)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
Presisi dan Personalisasi: Arah Baru Perawatan Kanker di Asia Tenggara
-
Lonjakan Kasus Kanker Global, Pencegahan dengan Bahan Alami Kian Dilirik
-
Cara Memilih dan Memakaikan Popok Dewasa untuk Cegah Iritasi pada Lansia
-
5 Fakta Keracunan MBG Cimahi: Pengelola Minta Maaf, Menu Ini Diduga Jadi Penyebab
-
4 Penjelasan Sains Puasa Membantu Tubuh Lebih Sehat: Autofagi, Insulin dan Kecerdasan
-
Mendampingi Anak Gamer: Antara Batasan, Keamanan, dan Literasi Digital
-
Selamat Tinggal Ruam! Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Mengeksplorasi Tanpa Batasan Kenyamanan
-
Tantangan Penanganan Kanker di Indonesia: Edukasi, Akses, dan Deteksi Dini
-
Virus Nipah Mengintai: Mengapa Kita Harus Waspada Meski Belum Ada Kasus di Indonesia?
-
Transformasi Layanan Kesehatan Bawa Semarang jadi Kota Paling Berkelanjutan Ketiga se-Indonesia