Suara.com - Badan kesehatan dunia WHO mengingatkan Liberia kemungkinan akan menghadapi ribuan kasus baru Ebola dalam beberapa minggu ke depan. Liberia merupakan negara yang paling banyak ditemukan kasus Ebola yang melanda pantai barat Afrika sejak Maret silam.
Epidemi ini disebut yang terburuk sejak penyakit mematikan itu ditemukan pada tahun 1976. Dilaporkan sebanyak 2100 orang meninggal akibat Ebola. Korban tersebar di berbagai negara seperti Guinea, Sierra Leone, Liberia, Senegal dan terakhir telah berkembang ke Senegal.
WHO menyebut, jika tidak ditangani serius dalam waktu enam hingga sembilan bulan akan menginfeksi 20,000 orang. Di Liberia sendiri, jumlah korban meninggal telah mencapai 1.089 orang.
"Penyebaran virus Ebola di Liberia sudah begitu mengkhawatirkan dan jumlah kasus baru meningkat dengan cepat," demikian pernyataan WHO yang dirilis Senin (8/9/2014).
WHO juga menyebut penambahan jumlah kasus baru lebih cepat dibanding kemampuan untuk mengobati pasien di pusat perawatan khusus.
14 dari 15 provinsi di Liberia melaporkan telah terjangkit penyakit mematikan itu. Begitu tempat perawatan khusus dibuka, langsung dibanjiri pasien. WHO menyebut diperlukan setidaknya seribu tempat tidur untuk merawat para penderita Ebola di Liberia. Untuk mencegah penyebaran Ebola, sejak bulan lalu Pemerintah Liberia telah menetapkan jam malam. (Reuters)
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- 5 HP Baterai 7000 mAh Terbaru 2026, Tahan Seharian dan Kencang Mulai Rp1 Jutaan
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
Pilihan
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
Terkini
-
Sikat Jalur Maut! KAI Daop 1 Jakarta Targetkan Tutup 40 Perlintasan Liar di 2026
-
Tren Miris di Karawang: Jadi Pengedar demi Nyabu Gratis, 41 Pelaku Diringkus Polisi!
-
Dikenal Religius, Pedagang Rujak di Duri Kepa Digerebek Warga usai Diduga Cabuli Siswi SD
-
Geger! Pria Tewas Bersimbah Darah di Kampung Ambon Usai Cekcok Mulut, Warga: Lukanya Banyak Sekali..
-
Kasus Mafia Emas PT SJU, Bareskrim Tetapkan Anak Bos Besar Sebagai Tersangka, Ini Sosoknya
-
Dihantam Innova di Lampu Merah Pesing, Pemotor Supra Terpental hingga Tewas di Tempat
-
Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!
-
Jangan Cuma Nakhoda, DPR Desak Bongkar Mafia di Balik Tragedi Kapal PMI Malaysia
-
Bantah Pemerintah Larang Nobar Film Pesta Babi, Menko Yusril: Silakan Tonton dan Debat!
-
Italia Murka Israel Serang Pasukan Perdamaian PBB yang Tewaskan Tentara Indonesia