Suara.com - Berkeluarga di usia muda memang menjadi tren saat ini. Namun apa jadinya jika usia muda tidak diimbangi dengan pengetahuan yang mumpuni tentang berkeluarga?
Menurut dr. Nurdadi Saleh, SpOG, Ketua Perkumpulan Obstetri dan Ginekologi Indonesia (POGI) mengingatkan pada pasangan untuk tidak mengandung anak di usia sangat muda, yakni kurang dari 20 tahun. Hal ini didasari oleh risiko yang bisa mengancam jiwa si ibu dan janin, serta menurunkan kualitas janin yang dikandung.
Hal ini disampaikannya pada pada peringatan World Contraception Day (WCD) atau hari kontrasepsi sedunia yang jatuh pada hari ini, Selasa (30/9/ 2014).
Menurutnya, cara paling efektif untuk mencegah kehamilan di usia sangat muda adalah dengan menggunakan metode kontrasepsi jangka panjang atau MKJP.
“Sebaiknya jangan hamil sebelum usia 20 tahun. Namanya juga remaja, kalau minum pil suka lupa. Padahal seringkali hubungan suami istri itu tidak dapat ditunda. Kalau kita tidak mau kebobolan ya sebaiknya pakai metode kontrasepsi jangka panjang,” ujarnya.
Sependapat dengan Nurdadi, Ketua APCOC Indonesia, Prof. Dr. dr. Biran Affandi, SpOG(K) mengatakan bahwa dalam mengedukasi penggunaan metode kontrasepsi jangka panjang harus disosialisasikan juga tujuan penggunaannya.
"Ibu yang berumur kurang dari 20 tahun jangan hamil dulu. Selanjutnya, setelah kelahiran anak pertama lakukan spacing, artinya jarak kehamilan jangan terlalu dekat, minimal 2-3 tahun," tutup Biran.
Tag
Berita Terkait
-
CERPEN: Kehamilan yang Tak Pernah Diinginkan
-
Tak Cuma Pidana, Friceilda Prillea juga Tuntut Hak Waris dan Identitas Anak dari Anrez Adelio
-
Anrez Adelio Dilaporkan ke Polisi atas Dugaan Kekerasan Seksual, Terancam 12 Tahun Penjara
-
Amanda Manopo Hamil Anak Pertama, Kenny Austin Ungkap Momen Ngidam sang Istri
-
Kenny Austin Bocorkan Rencana Natal dan Tahun Baru Perdana Bareng Amanda Manopo
Terpopuler
- 5 Mobil Toyota Bekas yang Mesinnya Bandel untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Pajak Rp500 Ribuan, Tinggal Segini Harga Wuling Binguo Bekas
- 9 Sepatu Adidas yang Diskon di Foot Locker, Harga Turun Hingga 60 Persen
- 10 Promo Sepatu Nike, Adidas, New Balance, Puma, dan Asics di Foot Locker: Diskon hingga 65 Persen
- 5 Rekomendasi Sepatu Lari Kanky Murah tapi Berkualitas untuk Easy Run dan Aktivitas Harian
Pilihan
-
Petani Tembakau dan Rokok Lintingan: Siasat Bertahan di Tengah Macetnya Serapan Pabrik
-
Bos Bursa Mau Diganti, Purbaya: Tangkap Pelaku Goreng Saham, Nanti Saya Kasih Insentif!
-
Omon-omon Purbaya di BEI: IHSG Sentuh 10.000 Tahun Ini Bukan Mustahil!
-
Wajah Suram Kripto Awal 2026: Bitcoin Terjebak di Bawah $100.000 Akibat Aksi Jual Masif
-
Tahun Baru, Tarif Baru: Tol Bandara Soekarno-Hatta Naik Mulai 5 Januari 2026
Terkini
-
Ancaman Kuman dari Botol Susu dan Peralatan Makan Bayi yang Sering Diabaikan
-
Terlalu Sibuk Kerja Hingga Lupa Kesehatan? Ini Isu 'Tak Terlihat' Pria Produktif yang Berbahaya
-
Lebih dari Separuh Anak Terdampak Gempa Poso Alami Kecemasan, Ini Pentingnya Dukungan Psikososial
-
Pakar Ungkap Cara Memilih Popok Bayi yang Sesuai dengan Fase Pertumbuhannya
-
Waspada Super Flu Subclade K, Siapa Kelompok Paling Rentan? Ini Kata Ahli
-
Asam Urat Bisa Datang Diam-Diam, Ini Manfaat Susu Kambing Etawa untuk Pencegahan
-
Kesehatan Gigi Keluarga, Investasi Kecil dengan Dampak Besar
-
Fakta Super Flu, Dipicu Virus Influenza A H3N2 'Meledak' Jangkit Jutaan Orang
-
Gigi Goyang Saat Dewasa? Waspada! Ini Bukan Sekadar Tanda Biasa, Tapi Peringatan Serius dari Tubuh
-
Bali Menguat sebagai Pusat Wellness Asia, Standar Global Kesehatan Kian Jadi Kebutuhan