Suara.com - Gigi putih bersinar akan membuat senyum Anda makin menawan. Dan untuk mendapatkan gigi yang putih bersinar itu, kini banyak ditawarkan paket perawatan dan memutihkan gigi.
Namun sebenarnya ada beberapa kebiasaan sederhana yang bisa Anda lakukan untuk menjaga gigi tetap putih bersinar. Sehingga Anda tak perlu keluar banyak uang untuk membuat senyum yang menawan.
Drg. Peta Leigh, dokter gigi yang sudah diakui sebagai pakar pemutihan gigi, membagi kiatnya untuk membuat gigi lebih putih menawan, seperti dilansir femalefirst.co.uk
1. Makan makanan yang memutihkan
Makan makanan yang renyah dapat membantu memutihkan gigi. Salah satunya adalah apel, mentimun, seledri, popcorn, dan wortel mentah. Beberapa jenis makanan ini merupakan "sikat alami" bagi gigi yang mampu menghilangkan noda-noda yang menempel di gigi. Cukup mudah didapat, sehingga Anda bisa menjadikan tiga jenis makanan ini sebagai makanan penutup jika Anda tahu tidak akan bisa menyikat gigi setelahnya.
2. Jaga asupan kalsium
Asupan kalsium yang cukup dapat membantu memperkuat dan menjaga tekstur gigi. Salah satunya adalah mengonsumsi keju. Meskipun mengandung lemak, keju mampu mempercepat netralisasi asam dan remineralisasi enamel. Kandungan kalsium pada keju juga mampu memperkuat tulang dan gigi. Bagi Anda yang tidak suka keju, maka susu dan yoghurt bisa menjadi pilihan.
3. Rajin minum air putih
Mengonsumsi air tidak hanya penting untuk kesehatan tubuh, air juga merupakan pembersih alami yang mampu menghilangkan bakteri dan plak sisa makanan yang tersisa pada gigi. Jadi pastikan minum segelas air setelah makan, ya!
4. Permen karet
Permen karet ternyata berkhasiat untuk memutihkan gigi. Secara mekanis permen karet mampu menghapus sisa-sisa makanan yang menempel dan merangsang produksi air liur yang berperan untuk menetralkan asam dalam mulut. Pastikan Anda memilih permen karet yang bebas gula dan mengandung pemutih.
5. Berhenti merokok
Nikotin dan tar dalam rokok merupakan zat yang menyebabkan gigi kehilangan putih alaminya. Akibatnya gigi akan menjadi kuning bahkan cokelat selama bertahun-tahun. Untuk itu hentikan merokok sekarang juga. Bonusnya, Anda akan mendapatkan tubuh yang lebih sehat.
6. Rajin menyikat gigi
Menyikat gigi sangat penting dan sebaiknya dilakukan minimal 2 kali sehari. Menyikat gigi dapat menghilangkan plak dan bakteri yang menempel dan dapat menodai gigi Anda. Disarankan untuk menggunakan sikat gigi elektrik untuk menghindari luka pada gusi.
7. Menggunakan dental floss
Menggunakan dental floss akan menghilangkan partikel yang menyangkut di antara gigi. Dengan pembersihan yang teratur, zat yang menyebabkan gigi berubah warna akan hilang dan membantu Anda mendapatkan gigi yang lebih putih, bersih, dan cerah.
8. Pemutihan gigi
Ini adalah pilihan terakhir untuk mencapai hasil gigi putih tahan lama. Perawatan ini dilakukan oleh dokter gigi dan dapat dilakukan pada kasus noda pada gigi yang parah dan tidak dapat disembuhkan dengan pengobatan rumah. (femalefirst.com)
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Promo Alfamart Hari Ini 7 Mei 2026, Body Care Fair Diskon hingga 40 Persen
- 5 Pilihan HP Android Kamera Stabil untuk Hasil Video Minim Jitter Mei 2026, Terbaik di Kelasnya
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman
-
Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?
-
Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?
-
Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial
-
Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?
-
Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak
-
Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa
-
Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak
-
Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?
-
Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia