Suara.com - Hasil studi terkini mengungkap bahwa proses dalam otak yang menunjukkan bagaimana rasa ingin tahu bisa meningkatkan daya ingat seseorang.
Kesimpulan ini didapat setelah para peneliti melakukan penelitian terhadap para peserta studi yang ingin tahu tentang kemampuan mereka mengingat informasi lebih baik sekalipun tentang topik yang tidak berkaitan. Hasil pemindaian otak menunjukkan ada aktivitas di area yang berkaitan dengan penghargaan dan memori dalam otak peserta.
Para peneliti mengatakab bahwa hasil tersebut bisa menjadi petunjuk untuk menemukan cara meningkatkan kemampuan belajar dan mengingat pada orang sehat maupun mereka yang mengalami gangguan sistem saraf.
"Rasa ingin tahu bisa membuat otak dalam keadaan yang memungkinnya untuk mempelajari dan menyimpan berbagai macam informasi, seperti sebuah pusaran yang menyedot hal-hal yang membuatmu termotivasi untuk belajar dan segala hal di sekitarnya," kata Matthias Gruber, peneliti memori dari Universitas California, Davis.
Para peneliti mengatakan, hasil pemindaian otak memperlihatkan, saat orang-orang merasa ingin tahu, sirkuit otak dalam nukleus accumbens -- bagian otak yang berhubungan dengan penghargaan-- terlihat lebih aktif.
Sirkuit yang dimediasi oleh pneurokimia pembawa pesan dopamine itu terlibat dalam pembentukan motivasi eksternal seperti makanan, seks atau kecanduan narkoba.
Beranjak dari temuan itulah para peneliti menyimpulkan bahwa rasa ingin tahu saat belajar tampaknya menghasilkan peningkatan aktivitas hippocampus -- wilayah otak yang berhubungan dengan pembentukan ingatan baru -- dan memperkuat hubungan antara sirkuit ingatan dan penghargaan. (Live Science)
Berita Terkait
-
Membaca Adalah Olahraga Otak: Cara Alami Tingkatkan Daya Ingat dan Fokus
-
Jaga Kesehatan Otak dan Memori dengan 7 Aktivitas Sederhana Ini
-
Kebiasaan Lempar Pertanyaan ke GPT dan 'Matinya' Rasa Ingin Tahu Mahasiswa
-
Bukan Sekadar Hiburan: Membaca Novel Bisa Asah Daya Ingat dan Sehatkan Otak
-
Dari Rasa Ingin Tahu hingga Kecanduan: Apa Alasan Orang Memakai Narkoba?
Terpopuler
Pilihan
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
-
AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
Terkini
-
Air Jernih Belum Tentu Aman: Inilah 'Musuh Tak Terlihat' yang Memicu Stunting pada Anak
-
Bisa Remisi, Ini Cara Mengendalikan Diabetes Tanpa Bergantung Obat
-
Sering Self-Diagnose? Hentikan Kebiasaan Berbahaya Ini dengan Panduan Cerdas Pilih Produk Kesehatan
-
Jangan Asal Pilih Material Bangunan! Ini Dampak Buruk Paparan Timbal Bagi Otak dan Kesehatan
-
96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan
-
Aktivitas Bermain Menunjang Perkembangan Holistik dan Kreativitas Anak
-
Dipicu Kebutuhan Tampil Percaya Diri, Kesadaran Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut Naik Saat Ramadan
-
Berat Badan Anak Susah Naik? Waspadai Gejala Penyakit Jantung Bawaan yang Sering Tak Disadari
-
Tes Genetik Makin Terjangkau, Indonesia Targetkan 200 Ribu Sequencing DNA untuk Deteksi Penyakit
-
Kenali Ragam Penyakit Ginjal dan Pilihan Pengobatan Terbaiknya