Suara.com - Data mengenai Osteoporosis di Indonesia menyebutkan bahwa dua dari lima orang berisiko terkena Osteoporosis, demikian yang dikemukakan oleh dr. Ade D. L. Tobing, Sp.KO, Spesialis Kedokteran Olahraga dari FKUI.
Tak hanya orang yang sudah berumur, anak muda pun, lanjut dia, juga berisiko terkena penyakit yang dikenal pula dengan sebutan pengeroposan tulang. Osteoporosis, kata Ade, merupakan penyakit tulang yang ditandai dengan penurunan massa tulang, yang merupakan penyebab fatal kelumpuhan hingga kematian.
"Sebenarnya osteoporosis dapat dicegah sejak dini. Bagaimana caranya? Dengan gaya hidup aktif tentunya," ujarnya dalam Media Workshop "Waktunya Bergerak Sekarang!", di Jakarta, Kamis (23/10/2014).
Gaya hidup aktif, lanjut Ade, sangat penting untuk menjaga kesehatan tulang, mulai dari pembentukan tulang pada usia anak-anak, menjaga kepadatan tulang saat dewasa hingga memghindari terjadinya patah tulang saat usia tua.
Selain itu, kata dia, pencegahan Osteoporosis juga dapat dilakukan melalui paparan sinar matahari (vitamin D), serta gizi seimbang dengan kalsium dosis tinggi. "Kalsium yang dibutuhkan manusia adalah 1000mg per hari untuk usia 19-50 tahun dan 1200mg per hari untuk usia diatas 50 tahun," jelasnya.
Namun, kata Ade, menurut sebuah penelitian, rata-rata asupan kalsium masyarakat di Indonesia hanya mencapai 218.7 mg per hari dan lebih dari 70 persen persen perempuan di Indonesia mempunyai tingkat vitamin D aktif yang kurang, yakni dibawah 50 nmol/L.
Maka untuk memenuhi kalsium tersebut, ia menyarankan, agar masyarakat Indonesia rutin minum susu berkalsium tinggi. "Susu dianggap sebagai media yang baik untuk kalsium masuk ke dalam tubuh. Karena susu memiliki kandungan laktosa, vitamin D, zinc dan folat, maka penyerapan kalsium dapat lebih baik," katanya. (Dinda Rachmawati)
Tag
Berita Terkait
-
Di Balik Operasi Lutut: Pakai Robot Hingga Kopi Bikin Osteoporosis?
-
Konsumsi Kopi Berlebih Bisa Berdampak pada Kesehatan Tulang Lansia
-
6 Jenis Makanan Terbaik untuk Mencegah Tulang Rapuh di Masa Depan
-
50 Persen Penduduk Indonesia Berisiko Osteoporosis, Kenapa Gen X Paling Terancam?
-
Rahasia Tulang Kuat Sejak Dini, Cegah Osteoporosis di Masa Tua dengan Optimalkan Pertumbuhan!
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
- PERANG DIMULAI: Amerika dan Israel Serang Ibu Kota Iran
- Israel Bombardir Kantornya di Teheran, Keberadaan Imam Ali Khamenei Masih Misterius
- Terpopuler: 5 HP Samsung RAM 8 GB Termurah, Sinyal Xiaomi 17T Series Masuk Indonesia
Pilihan
-
Profil Mojtaba Khamenei: Sosok Kuat Penerus Ali Khamenei, Calon Pemimpin Iran?
-
Iran Akui Ayatollah Ali Khamenei Meninggal Dunia, Umumkan Masa Berkabung 40 Hari
-
Iran Bantah Klaim AS dan Israel: Ali Khamenei Masih Hidup!
-
Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
-
Iran Klaim 200 Tentara Musuh Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
Terkini
-
Presisi dan Personalisasi: Arah Baru Perawatan Kanker di Asia Tenggara
-
Lonjakan Kasus Kanker Global, Pencegahan dengan Bahan Alami Kian Dilirik
-
Cara Memilih dan Memakaikan Popok Dewasa untuk Cegah Iritasi pada Lansia
-
5 Fakta Keracunan MBG Cimahi: Pengelola Minta Maaf, Menu Ini Diduga Jadi Penyebab
-
4 Penjelasan Sains Puasa Membantu Tubuh Lebih Sehat: Autofagi, Insulin dan Kecerdasan
-
Mendampingi Anak Gamer: Antara Batasan, Keamanan, dan Literasi Digital
-
Selamat Tinggal Ruam! Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Mengeksplorasi Tanpa Batasan Kenyamanan
-
Tantangan Penanganan Kanker di Indonesia: Edukasi, Akses, dan Deteksi Dini
-
Virus Nipah Mengintai: Mengapa Kita Harus Waspada Meski Belum Ada Kasus di Indonesia?
-
Transformasi Layanan Kesehatan Bawa Semarang jadi Kota Paling Berkelanjutan Ketiga se-Indonesia