Suara.com - Sebuah hasil penelitian unik yang berhubungan dengan siklus reproduksi perempuan dari Inggris telah menemukan bahwa bulan purnama mampu mempengaruhi masa subur perempuan.
Kesimpulan ini didapat setelah para peneliti di London, Inggris, menggunakan aplikasi smartphone untuk menganalisis siklus menstruasi perempuan dan menemukan hubungan antara menstruasi dan periode bulan.
Peneliti menciptakan aplikasi yang diberi nama "Glow" untuk membantu para perempuan mengetahui siklus haid mereka secara akurat.
Lalu para peneliti menganalisis 8233 penggunanya dengan 39.451 siklus haid yang mereka alami. Hasil menunjukkan bahwa periode menstruasi terjadi mendekati awal bulan, sedangkan masa ovulasi terjadi menjelang bulan purnama.
"Perempuan benar-benar cuek untuk memprediksi siklus mentsruasi mereka sendiri. Ketika kita menganalisis siklus mereka melalui aplikasi, kita menemukan kecenderungan sesuai hasil temuan kita," ujar peneliti utama Philip Chenette, yang mempresentasikan temuannya pada pertemuan American Society for Reproductive Medicine di Hawaii.
Ia melanjutkan bahwa hubungan antara masa siklus bulan dan siklus menstruasi perempuan adalah sesuatu yang aneh dan membutuhkan penelitian selanjutnya.
"Sebenarnya kembali lagi ke masa evolusinya. Kita gunakan siklusnya sebagai fokus analisis kita. Mungkin hal ini juga dipengaruhi oleh kepekaan perempuan pada cahaya. Tubuh menghasilkan hormon saat siang hari dan bulan purnama bisa meningkatkan produksi hormon tersebut," ujar Chanette. (Zeenews/Firsta Putri)
Berita Terkait
-
Link Live Streaming Supermoon 5 November 2025: Amati 'Fenomena Bulan Besar' Lebih Dekat
-
Dokter Ungkap Fakta Mengejutkan soal Infertilitas Pria dan Solusinya
-
Gerhana Bulan Langka 7 September 2025: Cara Lihat dan Jadwal Blood Moon Se-Indo dari WIB-WIT
-
Fertilitas Bukan Cuma Urusan Perempuan: Ini Masalah Kesuburan Pria yang Sering Terlupakan
-
4 Zodiak yang Harus Waspada Hari Ini 12 Mei 2025, Emosi Bisa Meledak-ledak!
Terpopuler
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Usia 50 Tahun ke Atas
- Ini 4 Smartphone Paling Diburu di Awal Januari 2026
- 5 Sepatu Nike Diskon hingga 40% di Sneakers Dept, Kualitas Bagus Harga Miring
- 5 Tablet dengan SIM Card Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking Anti Ribet
- Beda dengan Inara Rusli, Wardatina Mawa Tolak Lepas Cadar Demi Uang
Pilihan
-
UMP Minim, Biaya Pendidikan Tinggi, Warga Jogja Hanya jadi Penonton Kemeriahan Pariwisata
-
Cek Fakta: Video Rapat DPRD Jabar Bahas Vasektomi Jadi Syarat Bansos, Ini Faktanya
-
Dipecat Manchester United, Begini Statistik Ruben Amorim di Old Trafford
-
Platform Kripto Indodax Jebol, Duit Nasabah Rp600 Juta Hilang Hingga OJK Bertindak
-
4 HP RAM 12 GB Paling Murah Januari 2026, Pilihan Terbaik untuk Gaming dan Multitasking
Terkini
-
Fakta Super Flu Ditemukan di Indonesia, Apa Bedanya dengan Flu Biasa?
-
Soroti Isu Perempuan hingga Diskriminasi, IHDC buat Kajian Soroti Partisipasi Kesehatan Indonesia
-
Mengapa Layanan Wellness dan Preventif Jadi Kunci Hidup Sehat di 2026
-
Ancaman Kuman dari Botol Susu dan Peralatan Makan Bayi yang Sering Diabaikan
-
Terlalu Sibuk Kerja Hingga Lupa Kesehatan? Ini Isu 'Tak Terlihat' Pria Produktif yang Berbahaya
-
Lebih dari Separuh Anak Terdampak Gempa Poso Alami Kecemasan, Ini Pentingnya Dukungan Psikososial
-
Pakar Ungkap Cara Memilih Popok Bayi yang Sesuai dengan Fase Pertumbuhannya
-
Waspada Super Flu Subclade K, Siapa Kelompok Paling Rentan? Ini Kata Ahli
-
Asam Urat Bisa Datang Diam-Diam, Ini Manfaat Susu Kambing Etawa untuk Pencegahan
-
Kesehatan Gigi Keluarga, Investasi Kecil dengan Dampak Besar