Suara.com - "Selalu ada harapan!" Kalimat sederhana ini mungkin jadi penguat bagi banyak pasangan yang masih berjuang dengan ganguan fertilitas dan sulit untuk mendapatkan momongan.
Kemajuan teknologi di dunia medis telah memberi banyak harapan — bahwa punya anak bukan lagi mimpi yang mustahil.
Program bayi tabung (IVF), inseminasi buatan, hingga teknologi reproduksi terbaru kini bisa memberi peluang lebih besar bagi pasangan yang mengalami gangguan kesuburan.
Namun, satu hal yang masih jarang disadari, bahwa masalah kesuburan tidak selalu datang dari pihak perempuan.
Masalah Kesuburan pada Pria: Realita yang Masih Sering Terlupakan
Masih banyak masyarakat yang menganggap kesuburan hanya soal tubuh perempuan.
Padahal, menurut dr. Geraldo Laurus, Sp. And, data menunjukkan bahwa sekitar 40 persen kasus infertilitas disebabkan oleh faktor pria, 40 persen dari wanita, dan 20 persen sisanya adalah kombinasi keduanya.
Artinya, peluang pria mengalami gangguan kesuburan sebenarnya sama besar.
"Gangguan kesuburan pada pria umumnya berkaitan dengan masalah sperma, baik dari segi jumlah, kualitas gerakan, maupun bentuknya," kata dr. Geraldo saat ditemui di acara 6th Anniversary Bocah Indonesia, Minggu (8/6/2025).
Baca Juga: CEO Telegram Pavel Durov Jadi Donor Sperma untuk 100+ Anak, Kini Buka Program Fertilisasi Gratis
Dan sekitar 10 persen kasus infertilitas pria disebabkan oleh azoospermia (tidak ada sperma), baik yang disebabkan karena testis tidak memproduksi sperma, atau karena saluran sperma tersumbat.
Penyebab paling umum dari gangguan sperma pria bukan karena faktor genetik, melainkan gaya hidup.
Dr. Geraldo menyebut bahwa pola makan sembarangan, jarang olahraga, kurang tidur, hingga stres berlebihan bisa menurunkan kualitas sperma.
Konsumsi makanan ultra-proses seperti nugget, mie instan, kornet, dan sarden juga bisa memperburuk kondisi ini.
Sebaliknya, memperbanyak konsumsi buah dan sayur kaya antioksidan seperti stroberi, anggur, kiwi, dan buah naga dapat membantu memperbaiki kualitas sperma.
Penyebab lain gangguan kesuburan pada pria adalah varikokel, yaitu pelebaran pembuluh darah di area testis.
Berita Terkait
Terpopuler
- Jaksa Skakmat Nadiem: Mau Putus Konflik Kepentingan, Kok Saham Gojek Tak Dijual?
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
Pilihan
-
Prediksi Meksiko vs Afrika Selatan: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Rekor Gila ARMY Indonesia! Belum Genap Sejam, Ratusan Ribu Tiket Konser OT7 BTS Ludes Tanpa Sisa
-
PTBA Kembangkan 500 Itik Petelur di Muara Enim, Hasilkan 200 Telur Omega per Hari
-
Raffi Ahmad Terseret Kasus Suap Impor, Padahal Cuma Basa-basi Titip Barang ke PT Blueray
-
Haji Bolot Dikabarkan Terkena Serangan Jantung, Posisi Masih di Rumah Sakit
Terkini
-
Dorong Pola Makan Seimbang, Konsumsi Buah dan Sayur Masih Jadi Tantangan di Indonesia
-
Saat Lambung Mulai Sensitif, Ini Pilihan Makanan yang Lebih Ramah di Perut
-
Quinn Salman Selalu Sempatkan Waktu Bermain Bersama Keluarga, Ternyata Manfaatnya Bagus Banget?
-
Mobilitas Tinggi Bikin Kulit Lebih Rentan Terpapar Kuman, Kapan Perlu Antiseptik?
-
Ancaman Tak Terlihat bagi Lingkungan Perairan: Residu Antidepresan Meningkat di Sungai
-
Layanan Ortopedi Dalam Negeri Kian Dekat dengan Standar Internasional
-
Pengembangan Vaksin Dalam Negeri Kian Maju, Perlindungan terhadap HPV Jadi Fokus
-
Mikroplastik Ada di Makanan, Minuman, hingga Udara: Seberapa Besar Risikonya bagi Kesehatan?
-
Memilih Susu Anak Tak Cukup Lihat Kandungan DHA, Orang Tua Perlu Cermati Komposisi Utamanya
-
Pencernaan Sehat Jadi Kunci Anak Aktif, Lahap Makan, dan Tidur Nyenyak