Suara.com - Baru-baru ini TV Inggris menayangkan iklan rokok elektronik atau elektrik merek VIP.
Iklan ini menunjukkan bagaimana seorang perempuan menghembuskan asap dari rokok elektrik, dan dia percaya bahwa rokok ini merupakan alternatif sehat untuk berhenti merokok tembakau.
Padahal WHO telah memperingatkan pemerintah di semua negara untuk melarang penjualan rokok elektrik.
Menanggapi hal ini, Dr Roy Sparringa, Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) menilai bahwa rokok elektrik memiliki bahaya yang sama dengan rokok konvensional. Terlebih lanjut dia, rokok elektrik tidak terbukti dapat menghentikan kecanduan rokok seseorang.
"Kalau dibilang rokok elektrik itu aman, jelas tidak benar. BPOM selalu melihat dari sisi mutu keamanan dan manfaat. WHO sudah jelas mengatakan itu tidak aman dan memang lebih banyak merugikannya," tegasnya saat ditemui usai kunjungan ke "Pameran Pembangunan Kesehatan 2014", di Lapangan Silang Monas, Jumat ( 14/11/2014).
Tak hanya itu, Roy juga mengatakan bahwa BPOM sedang menggodok regulasi mengenai pemakaian rokok elektrik dan akan selesai dalam waktu dekat.
"Tunggu dalam waktu dekat, kami sudah bicara dengan kementerian kesehatan. Negara tetangga juga sudah melarang rokok elektronik. Kita tunggu saja sebentar lagi," tegasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP RAM 8 GB Harga di Bawah Rp1,5 Juta: Kamera Bagus, Performa Juara
- 4 Mobil Bekas Rp50 Jutaan yang Ideal untuk Harian: Irit, Gesit Pas di Gang Sempit
- 5 Cat Rambut untuk Menutupi Uban: Hasil Natural, Penampilan Lebih Muda
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
Pilihan
-
Kuburan atau Tambang Emas? Menyingkap Fenomena Saham Gocap di Bursa Indonesia
-
Nama Orang Meninggal Dicatut, Warga Bongkar Kejanggalan Izin Tanah Uruk di Sambeng Magelang
-
Di Reshuffle Prabowo, Orang Terkaya Dunia Ini Justru Pinang Sri Mulyani untuk Jabatan Strategis
-
Akun RHB Sekuritas Milik Wadirut Dijebol, Ada Transaksi Janggal 3,6 Juta Saham BOBA
-
Danantara Janji Bangkitkan Saham Blue Chip BUMN Tahun Ini
Terkini
-
Gaya Hidup Sedentari Tingkatkan Risiko Gangguan Muskuloskeletal, Fisioterapi Jadi Kunci Pencegahan
-
Hati-hati saat Banjir! Jangan Biarkan 6 Penyakit Ini Menyerang Keluarga Anda
-
Pankreas, Organ yang Jarang Disapa Tapi Selalu Bekerja Diam-Diam
-
Perawatan Kulit Personal Berbasis Medis, Solusi Praktis di Tengah Rutinitas
-
Implan Gigi Jadi Solusi Modern Atasi Masalah Gigi Hilang, Ini Penjelasan Ahli
-
Apa Beda Super Flu dengan Flu Biasa? Penyakitnya Sudah Ada di Indonesia
-
5 Obat Sakit Lutut Terbaik untuk Usia di Atas 50 Tahun, Harga Mulai Rp 13 Ribu
-
Kalimantan Utara Mulai Vaksinasi Dengue Massal, Kenapa Anak Jadi Sasaran Utama?
-
Kesehatan Anak Dimulai Sejak Dini: Gizi, Anemia, dan Masalah Pencernaan Tak Boleh Diabaikan
-
Krisis Senyap Pascabencana: Ribuan Pasien Diabetes di Aceh dan Sumut Terancam Kehilangan Insulin