Suara.com - Menteri Perindustrian (Menperin), Saleh Husin, mengatakan Standar Nasional Indonesia (SNI) akan diwajibkan bagi semua produk mainan dan pakaian anak.
"Inti dari pelabelan SNI sendiri adalah untuk melindungi keselamatan dan kesehatan konsumen. Oleh sebab itu kita ingin secepatnya itu diberlakukan. Tahun depan lah, kita ingin secepatnya," kata Menperin Saleh Husin usai rapat bersama Menteri Perdagangan Rahmat Gobel di Ruang Cendrawasih, Kemenperin, Senin (1/12/2014).
Dalam kesempatan yang sama, Direktur Jenderal IKM Kemenperin Euis Saedah menjelaskan penerapan tersebut diundur, semula akan diberlakukan sekitar Oktober atau November tahun 2014.
"Kalau diberlakukan Oktober atau November, lalu bagaimana dengan IKM? Walaupun Ditjen IKM sudah coba fasilitasi dengan bantuan Rp2 miliar dari anggaran APBN untuk membiayai mereka dan bahkan sudah kerja sama dengan Sucofindo untuk menyiapkan diri dengan memberi discount 50 persen untuk SNI, rupanya yang terjaring belum banyak," kata Euis Saedah.
Dari sosialisasi yang selama ini dilakukan, kurang dari 10 persen Industri Kecil Menengah (IKM) yang terfasilitasi.
"Dari 130-an IKM, baru di bawah 10 persen yang terfasikitasi, yang menunggu ada dua, itu karena industri kecil tidak siap. Mereka harus mengatur produksinya, jadi dapurnya harus melakukan penyesuaian, kan butuh waktu dan biaya," kata Euis.
Oleh sebab itu, Euis menyambut gembira penerapan SNI mainan dan pakaian anak diundur enam bulan dari sekarang, karena memberi cukup waktu bagi IKM untuk menyiapkan diri.
"Target kita setidaknya industri kecil jadi tertib sedangkan yang masih berupa usaha kecil bisa dikelompokkan untuk dilatih ke arah sana. Minimal ada 55 IKM yang SNI, tapi sampai saat ini sih baru 10 sampai 15 yang tersertifikasi, tapi saya optimis itu akan tercapai," kata Euis. (Antara)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
- PT Blueray Cargo Milik Siapa? Perusahaan Logistik yang Seret Raffi Ahmad dalam Kasus Suap Importasi
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Kolesterol Tinggi Sering Tanpa Gejala, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini sejak Usia 20 Tahun
-
Dokter Bantah Mitos Obat Kolesterol dan Diabetes Rusak Ginjal, Ini Penjelasannya
-
Anak Sering Ruam atau Diare Setelah Minum Susu? Bisa Jadi Tanda Alergi Susu Sapi
-
Metoo Hadirkan Senyum di Tengah Mobilitas Jakarta lewat Aktivasi Interaktif di CSW
-
Dorong Pola Makan Seimbang, Konsumsi Buah dan Sayur Masih Jadi Tantangan di Indonesia
-
Saat Lambung Mulai Sensitif, Ini Pilihan Makanan yang Lebih Ramah di Perut
-
Quinn Salman Selalu Sempatkan Waktu Bermain Bersama Keluarga, Ternyata Manfaatnya Bagus Banget?
-
Mobilitas Tinggi Bikin Kulit Lebih Rentan Terpapar Kuman, Kapan Perlu Antiseptik?
-
Ancaman Tak Terlihat bagi Lingkungan Perairan: Residu Antidepresan Meningkat di Sungai
-
Layanan Ortopedi Dalam Negeri Kian Dekat dengan Standar Internasional