Suara.com - Usai berolahraga biasanya banyak orang mengonsumsi air putih dan minuman elektrolit untuk mengembalikan cairan tubuh yang hilang. Kesegaran yang ditawarkan dua jenis minuman ini sangat pas jika diteguk saat badan mengeluarkan keringat.
Namun sebuah penelitian baru-baru ini yang diterbitkan dalam jurnal journal Applied Physiology, Nutrition, and Metabolism, menemukan bahwa minuman yang tepat untuk mengganti cairan tubuh yang hilang adalah susu.
Kandungan susu yang terdiri dari sodium, karbohidrat, dan protein mampu membantu mempertahankan cairan tubuh yang hilang usai berolahraga.
Untuk mendapatkan temuan ini, para peneliti melibatkan 15 orang responden laki-laki dan meminta mereka bersepeda empat putaran selama 4 hari. Usai berolahraga, partisipan diminta minum susu, susu kedelai, dan minuman olahraga secara bergantian. Lalu para responden diukur darah dan urine mereka untuk menentukan hidrasi dan tingkat gizi.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa susu dan susu kedelai lebih baik dalam mengembalikan cairan tubuh agar tetap seimbang.
Sementara itu, dilaporkan bahwa tak satupun dari minuman yang diberi membuat mereka lebih cepat haus. Lelaki yang minum susu juga melaporkan bahwa mereka merasa lebih kenyang setelahnya.
"Minuman suplemen berbasis susu sapi menahan cairan dalam tubuh lebih baik dari minuman lain. Tapi, semua produk susu lebih unggul dibanding minuman olahraga dalam hal dehidrasi tubuh pascaolahraga," tulis peneliti dalam laporannya.
Sedangkan mengonsumsi air putih setelah berolahraga ternyata justru menyebabkan penurunan kadar natrium sehingga menimbulkan rasa haus dan dehidrasi. Oleh karena itu, para peneliti menganjurkan untuk mengonsumsi susu setelah berolahraga.
Susu juga dapat merangsang pembentukan otot dan baik efektif dalam membakar lemak. (Time)
Berita Terkait
-
Turnamen Domino Nasional HGI di Surabaya, Barometer Baru Olahraga Pikiran Profesional di Indonesia
-
Review Ibu Susu: Gugatan Rio Johan Atas Sejarah yang Menghapus Orang Biasa
-
AYO Padel Fest 2026: Pesta Olahraga Urban Terbaru Resmi Gebrak Kawasan Tangerang
-
Katalog Promo Alfamart 19 April 2026: Diskon Susu Anak dan Stok Dapur Melimpah
-
Rahasia Produk Kesehatan Laris di Marketplace: Review Positif Jadi Penentu Utama
Terpopuler
- Sejumlah Harga BBM Naik Hari Ini, JK: Tidak Bisa Tahan Lagi Negara Ini, Keuangannya Defisit
- 10 Bulan di Laut, 4000 Marinir di Kapal Induk USS Gerald Ford Harus Ngantri Buat BAB
- 5 Tinted Sunscreen yang Bagus untuk Flek Hitam dan Melasma
- 7 Bedak Compact Powder Anti Luntur Bikin Glowing Seharian, Cocok Buat Kegiatan Outdoor
- Kecewa Warga Kaltim hingga Demo 21 April, Akademisi Ingatkan soal Kejadian Pati
Pilihan
-
Gempa 7,5 M Guncang Jepang, Peringatan Tsunami hingga 3 Meter Dikeluarkan
-
Respons Santai Jokowi Soal Pernyataan JK: Saya Orang Kampung!
-
Pemainnya Jadi Korban Tendangan Kungfu, Bos Dewa United Tempuh Jalur Hukum
-
Penembakan Massal Louisiana Tewaskan 8 Anak, Tragedi Paling Berdarah Sejak Awal Tahun 2024
-
Viral Tendangan Kungfu ke Lawan, Eks Timnas Indonesia U-17 Terancam Sanksi Berat
Terkini
-
Lawan PTM dari Rumah: Mengapa Kampanye Generasi Bersih Sehat Vital Bagi Masa Depan Kita?
-
Mengakhiri Ketergantungan Rujukan, Standar Lab Internasional Kini Tersedia Langsung di Makassar
-
Neuropati Perifer pada Diabetes Banyak Tak Terdeteksi, Pedoman Baru Dorong Peran Aktif Apoteker
-
Transformasi Operasi Lutut: Teknologi Robotik hingga Protokol ERAS Dorong Pemulihan Lebih Cepat
-
Konflik Global Memanas, Menkes Dorong Ketahanan Farmasi Nasional dan Stabilitas Harga Obat
-
Rahasia Produk Kesehatan Laris di Marketplace: Review Positif Jadi Penentu Utama
-
Ini Bahaya Tersembunyi Ikan Sapu-Sapu yang Mengancam Ekosistem Jakarta
-
Apakah Ikan Sapu-Sapu Bisa Dimakan? Ini Bahaya untuk Manusia dan Ekosistem
-
Varises Bukan Sekadar Masalah Estetika, Kenali Sinyal Bahaya Sebelum Jadi Komplikasi Serius
-
Tren Lari Meningkat, Waspadai Risiko Cedera Otot dan Memar Ikut Mengintai