Suara.com - Susu dikenal sebagai minuman yang kaya akan kalsium, sehingga mengkonsumsi susu sudah dijadikan kebiasaan yang tampak biasa disekitar kita. Namun, di antara kita ada juga orang yang kurang menyukainya, bahkan alergi terhadap susu. Jika Anda termasuk orang yang kurang menyukai susu, jangan khawatirkan itu, karena faktanya banyak makanan lain yang juga memiliki kandungan kalsium lebih tinggi daripada susu.
Kebutuhan akan kalsium oleh tubuh kita memang harus terpenuhi. Kalsium diperlukan untuk pertumbuhan dan pemeliharaan gigi dan tulang yang kuat. Kalsium juga dapat membantu saraf, kontraksi otot yang baik, dan pelepasan hormon dan enzim tertentu di dalam tubuh.
Bahaya yang ditimbulkan jika kita kekurangan kalsium misalnya adalah mati rasa pada jari dan kaki, kram otot, kejang-kejang (saraf), tubuh lebih malas bergerak, dan kehilangan nafsu makan. Inilah beberapa makanan yang ternyata lebih tinggi kandungan kalsiumnya daripada susu:
1. Ikan
Dibalik kelezaannya saat diolah, ternyata ikan adalah makanan yang mengandung kalsium cukup tinggi, bahkan lebih tinggi daripada susu. Bagi Anda yang kurang suka dengan susu, inilah cara sehat untuk mencukupi asupan kalsium pada tubuh.
2. Kacang Almond
Almond adalah jenis kacang yang paling bergizi. Sudah tentu kacang Almond mengandung kalsium, selain mengandung kalsium, almond juga mengandung postasium, vitamin E dan zat besi. Anda dapat memakannya langsung dengan rasa yang manis atau membuat almond dengan sedikit mentega. lezat namun sehat.
3. Jeruk
Buah yang satu ini dikenal dengan kandungan vitamin C yang tinggi, namun dibalik itu jeruk mengandung kalsium tinggi. Dan tidak usah repot untuk mengkonsumsinya, karena banyak makanan yang dapat dicampur dengan jeruk.
4. Rumput laut
Sama halnya dengan jenis ganggang, rumput laut juga mengandung kalsium, serat tinggi dan yodium. Biasanya sajian rumput laut dapat dimakan dalam bentuk minuman yang membuat dahaga segar, dengan kesegaraan yang didapat, kalsium pun terpenuhi.
5. Kacang kedelai
Kedelai adalah sumber kalsium yang baik dibandingkan dengan kacang-kacangan yang umum digunakan. Kalsium di dalam kedelai diserap dengan baik dan memiliki tingkat penyerapan sama dengan susu.
6. Yoghurt
Seperti diketahui, yoghurt merupakan hasil fermentasi dari susu. Oleh karena itu yoghurt juga mengandung kalsium. Beda dengan susu, rasa yoghurt lebih asem namun banyak juga yang menyukainya. Olahan ini dapat menjadi pengganti susu, terutama bagi yang ingin melengkapi asupan kalsium selain dengan meminum susu.
7. Sayur-sayuran berdaun hijau
Banyak sekali jenis-jenis sayuran yang suka kita makan, terutama sayuran berdaun hijau. sayuran jenis itu merupakan sumber yang kaya kalsium. Mereka termasuk bayam, lobak, kale, brokoli, kubis, dan asparagus. Anda dapat memakan semua itu dengan mengolahnya menjadi salad yang menjadi gaya hidup kebanyakan orang saat ini.
8. Rempah-rempah
Banyak tumbuh-tumbuhan seperti kemangi, thyme, kayu manis, mint dan rempah-rempah seperti bawang putih tidak hanya menambah rasa pada makanan Anda, tetapi juga menyediakan kalsium yang tinggi untuk tubuh.
9. Keju
Keju memiliki kandungan laktosa rendah dibandingkan dengan produk susu lainnya. sehingga dapat dengan baik dicerna oleh mereka yang menderita intoleransi laktosa. keju juga membantu dalam pengendapan kalsium dan fosfor dalam gigi.
10. Biji wijen
Biji wijen juga kaya akan kalsium. selain itu wijen membantu menurunkan tekanan darah, mengurangi peradangan, bahkan mungkin melawan kanker tertentu. Biasanya biji wijen diolah dalam dengan salad atau Anda dapat menambahkannya ke setiap hidangan manis.(Boldsky)
Berita Terkait
-
7 Rekomendasi Susu Kurma untuk Sahur Agar Puasa Tidak Lemas
-
Susu Kambing Etawa Indonesia Tembus Pameran Internasional: Etawanesia Unjuk Gigi di Expo Taiwan
-
Bagaimana Cara Membuat Susu Kurma? Ini 5 Rekomendasi Kurma yang Enak tanpa Gula Tambahan
-
Susu Kambing Pilihan Gaya Hidup Aktif Kembali Mengukir Prestasi Nasional
-
Kenapa Oli Mesin Mobil Mendadak Berwarna Seperti Kopi Susu?
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Jenderal Iran: Trump Harus Tahu, Hari Ini Kami Baru Tembakkan Rudal Stok Lama
-
Israel Klaim Menhan Iran dan Komandan Garda Revolusi Tewas, Nasib Khamenei Masih Misterius
-
Menlu Iran: Demi Allah! Kami Akan Balas Kematian 51 Siswi SD yang Dibantai Israel - AS
-
DPR RI Ragukan Misi Damai Board of Peace, Desak Pemerintah Tegas soal Serangan AS-Israel ke Iran
-
Rumahnya Dibombardir AS-Israel, Ayatollah Ali Khamenei Masih Hidup!
Terkini
-
Presisi dan Personalisasi: Arah Baru Perawatan Kanker di Asia Tenggara
-
Lonjakan Kasus Kanker Global, Pencegahan dengan Bahan Alami Kian Dilirik
-
Cara Memilih dan Memakaikan Popok Dewasa untuk Cegah Iritasi pada Lansia
-
5 Fakta Keracunan MBG Cimahi: Pengelola Minta Maaf, Menu Ini Diduga Jadi Penyebab
-
4 Penjelasan Sains Puasa Membantu Tubuh Lebih Sehat: Autofagi, Insulin dan Kecerdasan
-
Mendampingi Anak Gamer: Antara Batasan, Keamanan, dan Literasi Digital
-
Selamat Tinggal Ruam! Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Mengeksplorasi Tanpa Batasan Kenyamanan
-
Tantangan Penanganan Kanker di Indonesia: Edukasi, Akses, dan Deteksi Dini
-
Virus Nipah Mengintai: Mengapa Kita Harus Waspada Meski Belum Ada Kasus di Indonesia?
-
Transformasi Layanan Kesehatan Bawa Semarang jadi Kota Paling Berkelanjutan Ketiga se-Indonesia