Suara.com - Hamil anggur merupakan kondisi kehamilan abnormal yang ditandai dengan tidak adanya pertumbuhan janin dan plasenta yang melilit menyerupai buah anggur. Kondisi ini, kata dokter sub-spesialis Obstetri dan Ginekologi Onkologi dari RSCM Jakarta, Andrijono, sering mengecoh para pasangan muda yang menanti-nanti kehadiran sang buah hati.
"Perut perempuan yang sedang hamil anggur juga membesar seperti kehamilan normal. Tetapi begitu dilakukan pemeriksaan, ternyata janin di dalam kandungannya tidak tumbuh," katanya di Jakarta, beberapa waktu lalu.
Kondisi hamil anggur, lanjut Andrijono, menuntut ibu hamil merelakan kandungannya untuk dioperasi. Pasalnya jika dibiarkan bisa memicu timbulnya kanker ovarium.
"Setelah seseorang mengalami hamil anggur maka 20 persen berisiko berubah menjadi kanker. Harus dibersihkan lalu di treatment dengan pemberian vitamin A," imbuhnya.
Bila kankernya sudah menyebar ke paru-paru hingga otak, risikonya bisa berujung pada kematian. Namun, bila cepat ditangani ibu yang pernah mengalami hamil anggur bisa kembali hamil.
Oleh karena itu, Andrijono berpesan, penting untuk memenuhi kebutuhan vitamin A saat sebelum hamil dan ketika masa-masa kehamilan.
Berita Terkait
-
Apakah Retinol Bisa Digunakan Setiap Hari? Cek Aturannya dan 3 Rekomendasi Produk Dosis Rendah
-
5 Model Sepatu Terbaik untuk Ibu Hamil, Nyaman dan Minim Risiko
-
6 Rekomendasi Sunscreen Lokal Bumil Friendly: Aman, Nyaman, dan Lindungi Kulit dari Melasma
-
Apakah Physical Sunscreen Aman untuk Ibu Hamil?
-
Angka Kematian Bayi Masih Tinggi, Menkes Dorong Program MMS bagi Ibu Hamil
Terpopuler
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- Biar Terlihat Muda Pakai Lipstik Warna Apa? Ini 5 Pilihan Shade yang Cocok
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
- 7 HP Flagship Terkencang Versi AnTuTu Februari 2026, Jagoannya Gamer dan Multitasker
- Kenapa Pajak Kendaraan Jateng Naik, tapi Jogja Tidak? Ini Penjelasannya
Pilihan
-
Jangan ke Petak Sembilan Dulu, 7 Spot Perayaan Imlek di Jakarta Lebih Meriah & Anti Mainstream
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
Terkini
-
Bahaya Pencemaran Sungai Cisadane, Peneliti BRIN Ungkap Risiko Kanker
-
Ruam Popok Bukan Sekadar Kemerahan, Cara Jaga Kenyamanan Bayi Sejak Hari Pertama
-
Tak Hanya Indonesia, Nyamuk Wolbachia Cegah DBD juga Diterapkan di Negara ASEAN
-
Dokter Ungkap Pentingnya Urea Breath Test untuk Cegah Kanker Lambung
-
Self-Care Berkelas: Indonesia Punya Layanan Kesehatan Kelas Dunia yang Nyaman dan Personal
-
Lupakan Diet Ketat: Ini 6 Pilar Nutrisi Masa Depan yang Bikin Sehat Fisik dan Mental di 2026
-
Waspadai Jantung dan Stroke Tak Bergejala, Teknologi Presisi Jadi Kunci Penanganan Cepat
-
Waspadai Jantung dan Stroke Tak Bergejala, Teknologi Presisi Jadi Kunci Penanganan Cepat
-
Rahasia Puasa Tetap Kenyang Lebih Lama Tanpa Loyo, Ini Pendamping Sahur yang Tepat
-
Lantai Licin di Rumah, Ancaman Diam-Diam bagi Keselamatan Anak