Suara.com - Minyak zaitun selama ini dikenal memiliki banyak manfaat bagi kesehatan salah satunya untuk mengurangi kadar kolesterol dalam tubuh. Namun sebuah penelitian baru-baru ini justru mengungkapkan potensi minyak jagung yang ternyata lebih ampuh menurunkan kolesterol dibanding minyak zaitun.
Penelitian yang dilakukan oleh Kevin C. Maki dari Biofortis Clinical Research menunjukkan bahwa minyak jagung dapat menurunkan kolesterol LDL (low density lipoprotein) sebanyak 11 persen dibanding minyak zaitun yang hanya mampu menurunkan 3,5 persen.
Sedangkan untuk penurunan kolesterol total ditemukan sebesar 8,2 persen dengan minyak jagung, sedangkan minyak zaitun hanya mampu menurunkan hingga 1,8 persen.
Untuk mendapatkan temuan ini, peneliti melibatkan 54 lelaki dan perempuan sehat yang kemudian dibagi dalam dua kelompok. Selama 21 hari peserta diberi empat sendok makan minyak jagung dan minyak zaitun untuk dikonsumsi setiap harinya. Lantas peneliti pun menganalisis sampel darah peserta sebelum dan sesudah penelitian.
Seperti diketahui, memiliki kolesterol yang tinggi merupakan faktor risiko untuk mengembangkan penyakit kardiovaskular yang merupakan penyebab kematian pertama di Amerika Serikat. Menurut Centers for Disease (CDC), 60 ribu orang di Amerika mengalami kematian mendadak akibat serangan jantung.
Menurut Kevin, sang peneliti, minyak jagung lebih efektif dalam menurunkan kolesterol dibandingkan minyak zaitun murni sekalipun. Hal ini dikarenakan, kandungan sterol yang lebih tinggi pada minyak jagung.
Sterol seringkali ditemui pada kacang-kacangan, biji-bijian, dan minyak sayur. Zat ini memainkan peran penting pada orang yang sedang menjalani diet sehat untuk jantung. Pada minyak zaitun, kandungan sterolnya hanya berkisar 30 mg per penyajian, sedangkan pada jagung mencapai 136 mg per penyajian.
"Hasil studi menunjukkan bahwa minyak jagung memiliki efek signifikan dalam menurunkan kadar kolesterol dibanding minyak lainnya. Temuan ini mendukung penelitian sebelumnya dimana minyak jagung mampu memberi manfaat untuk kesehatan jantung," imbuhnya. (Foxnews)
Berita Terkait
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
- Sepeda Lipat Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Rekomendasi Terbaik untuk Gowes
Pilihan
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
-
Iran Tuduh AS-Israel Langgar Kesepakatan, Gencatan Senjata Terancam Batal
Terkini
-
96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan
-
Aktivitas Bermain Menunjang Perkembangan Holistik dan Kreativitas Anak
-
Dipicu Kebutuhan Tampil Percaya Diri, Kesadaran Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut Naik Saat Ramadan
-
Berat Badan Anak Susah Naik? Waspadai Gejala Penyakit Jantung Bawaan yang Sering Tak Disadari
-
Tes Genetik Makin Terjangkau, Indonesia Targetkan 200 Ribu Sequencing DNA untuk Deteksi Penyakit
-
Kenali Ragam Penyakit Ginjal dan Pilihan Pengobatan Terbaiknya
-
Solusi Membasmi Polusi Kekinian ala Panasonic
-
Gaya Hidup Modern Picu Asam Urat, Ini Solusi Alami yang Mulai Direkomendasikan
-
Memahami Autisme dari Dekat: Kenapa Dukungan Lingkungan Itu Penting untuk Anak ASD
-
17.500 Paket Gizi untuk Masa Depan: Langkah Konkret Melawan Stunting di Bekasi