Suara.com - Kata "C" biasanya mengacu pada kanker yang sangat menakutkan, tapi skenario bisa lebih menakutkan jika Anda atau pasangan Anda sedang didiagnosis dengan penyakit ini.
Namun, kenyataannya adalah bahwa sebagian besar kanker dapat dicegah melalui perubahan gaya hidup, deteksi dini dan pengobatan.
Ini termasuk pola makanan yang sehat, rutin latihan fisik, tidur berkualitas, menghindari rokok, dan masih banyak lagi kebiasaan sehat yang harus Anda lakukan dalam kehidupan sehari-hari, tidak peduli seberapa kecil mereka, dapat membuat perbedaan besar dalam hidup Anda. Namun, menunda pengobatan dapat memperburuk kondisi sehingga mengakibatkan kematian akibat kanker.
Untuk meningkatkan kesadaran kanker dan mendorong pencegahan, maka deteksi dini sangat penting dilakukan. Dan, tahukah Anda bahwa ada banyak hal praktis yang bisa dilakukan sebagai individu dan sebagai masyarakat untuk mengurangi beban kanker.
Apa saja? Berikut beberapa tips untuk menghindari kanker:
1. Konsumsi makanan sehat
Makanan yang Anda makan memainkan peran penting dalam kesejahteraan Anda. Risiko kanker seseorang dapat dikurangi dengan mengonsumsi diet kaya buah-buahan, sayuran, biji-bijian dan kacang-kacangan. Batasi asupan lemak Anda, terutama yang berasal dari sumber hewan. Non-vegetarian harus membatasi konsumsi daging merah. Juga, asupan makanan asin dan makanan olahan dengan garam harus dibatasi atau dikonsumsi dalam jumlah yang wajar.
2. Hindari tembakau
Tembakau dalam bentuk apapun berbahaya bagi kesehatan. Setiap jumlah tembakau dan produk-produknya yang Anda gunakan meningkatkan risiko terkena kanker. Sementara merokok telah dikaitkan dengan kanker paru-paru, kandung kemih, leher rahim dan ginjal; Sedangkan mengunyah tembakau menyebabkan kanker mulut dan pankreas.
3. Batasi minuman alkohol
Jika Anda minum minuman alkohol batasi jumlahnya. Studi menunjukkan dua gelas minuman alkohol untuk lelaki dan satu gelas minuman alkohol untuk perempuan sehari merupakan jumlah yang aman.
Juga, sebuah penelitian baru-baru ini mengklaim bahwa minum segelas kecil anggur sehari dapat memberikan kesempatan yang lebih baik untuk menghindari gagal jantung dibandingkan mereka yang tidak minum sama sekali.
4. Rutin latihan fisik
Melakukan aktivitas fisik selama 30 menit setiap hari dapat menurunkan risiko kanker. Latihan sehari-hari juga akan membantu mempertahankan berat badan ideal yang dapat menurunkan risiko terkena beberapa jenis kanker seperti kanker payudara, kanker usus, kanker paru-paru, kanker prostat, dan kanker ginjal.
5. Lindungi dari sinar matahari
Selalu gunakan tabir surya (UVA/UVB) dengan SPF 15 atau lebih tinggi setiap kali Anda melakukan aktivitas di luar ruangan (outdoor). Memperpanjang paparan sinar matahari dapat menyebabkan kanker kulit, yang merupakan salah satu jenis yang paling umum dari kanker. Perlu Anda ketahui bahwa tabir surya saja tidak cukup untuk mencegah kanker kulit. Ada hal lain yang juga perlu Anda lakukan untuk mencegah kanker kulit yaitu menghindari sinar matahari di siang hari dan tanning bed.
6. Perawatan medis secara teratur
Melakukan perawatan medis secara teratur dapat mengurangi risiko kanker. Penelitian menunjukkan bahwa skrining untuk serviks, kolorektal dan kanker payudara dapat membantu mengobati penyakit tersebut sebelum berubah menjadi kanker.
7. Vaksin
Vaksin seperti human papillomavirus (HPV) dan Hepatitis B dapat membantu mengurangi risiko kanker. (Zeenews)
Berita Terkait
-
Keren di Instagram, Ilegal di Mata Hukum: Sisi Gelap Bisnis Padel Ibu Kota
-
Pembatasan Tar-Nikotin Dinilai Ancam Industri Kretek dan Lapangan Kerja
-
Scroll, Klik, Ngiler! Cara Menyiksa Diri di Aplikasi Makanan saat Ramadan
-
Petani Terancam, Wacana Pembatasan Tar-Nikotin Dinilai Bisa Ganggu Serapan Hasil Panen
-
Kontribusi Rp 710 Triliun ke PDB, Industri Hasil Tembakau Minta Kebijakan Lebih Adil
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
4 Penjelasan Sains Puasa Membantu Tubuh Lebih Sehat: Autofagi, Insulin dan Kecerdasan
-
Mendampingi Anak Gamer: Antara Batasan, Keamanan, dan Literasi Digital
-
Selamat Tinggal Ruam! Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Mengeksplorasi Tanpa Batasan Kenyamanan
-
Tantangan Penanganan Kanker di Indonesia: Edukasi, Akses, dan Deteksi Dini
-
Virus Nipah Mengintai: Mengapa Kita Harus Waspada Meski Belum Ada Kasus di Indonesia?
-
Transformasi Layanan Kesehatan Bawa Semarang jadi Kota Paling Berkelanjutan Ketiga se-Indonesia
-
Membangun Kebiasaan Sehat: Pentingnya Periksa Gigi Rutin bagi Seluruh Anggota Keluarga
-
Susu Kambing Etawa Indonesia Tembus Pameran Internasional: Etawanesia Unjuk Gigi di Expo Taiwan
-
Penanganan Penyintas Kanker Lansia Kini Fokus pada Kualitas Hidup, Bukan Sekadar Usia Panjang
-
Ini Rahasia Tubuh Tetap Bugar dan Kuat Menjalani Ramadan Optimal Tanpa Keluhan Tulang dan Sendi