News / Nasional
Senin, 01 Juni 2026 | 18:17 WIB
Ilustrasi penganiayaan (Shutterstock).
Baca 10 detik
  • FDC (31) ditangkap polisi setelah melakukan penganiayaan terhadap rekannya di toko miras Tipsy Time, Jakarta Barat, Senin (1/6/2026).
  • Penganiayaan terjadi akibat cekcok saat pelaku dan korban berada di bawah pengaruh minuman keras hingga menyebabkan luka hidung.
  • Pelaku kini diamankan kepolisian di Mapolsek Grogol Petamburan guna menjalani pemeriksaan lebih lanjut terkait tindakan kekerasan yang dilakukannya.

Suara.com - Polisi menciduk FDC (31), seorang pelaku penganiayaan terhadap rekannya sendiri usai menenggak minuman keras (miras) di wilayah Tanjung Duren, Jakarta Barat.

Kanit Reskrim Grogol Petamburan, AKP Alexander Tengbunan, mengatakan peristiwa bermula ketika korban, pelaku, dan satu rekan lainnya asyik menenggak minuman keras di toko miras Tipsy Time.

“Nah, awalnya pelaku, korban, dan saksi ini nongkrong sambil (minum) miras di toko miras Tipsy Time,” kata Alexander di Mapolsek Grogol Petamburan, Senin (1/6/2026).

Akibat terpengaruh minuman beralkohol, pelaku kemudian terlibat cekcok dengan korban. Pelaku lantas melakukan aksi kekerasan hingga korban mengalami luka di bagian hidung.

“Pelaku menendangi kaki hingga korban terjatuh. Kemudian korban ditendangi bagian kepala yang mengenai tepat di hidungnya hingga hidungnya berdarah,” jelasnya.

Aksi tersebut kemudian dilaporkan masyarakat kepada pihak kepolisian. Setelah menerima laporan, polisi langsung menangkap pelaku.

“Korban setelah datang di Polsek, dilihat lukanya, hidungnya berdarah dan kemungkinan patah. Itu menurut kesaksian korban, tapi kami akan memastikan lagi berdasarkan visum,” ujar Alexander.

Hingga saat ini, lanjut Alexander, pihaknya belum menemukan motif lain dalam perkara tersebut. Sementara berdasarkan hasil pemeriksaan, pelaku mengaku lupa atas perbuatannya.

“Sampai saat kita memeriksa pelaku, dia tidak mengingat kejadiannya dengan alasan seperti itu, karena di bawah pengaruh alkohol,” katanya.

Baca Juga: Jakbar Bukan Gotham City! Wali Kota Iin Klaim Kriminalitas Tidak Lebih Tinggi dari Wilayah Lain

“Motifnya karena cekcok di dalam kafe. Itu aja, tidak belum ada ini, mungkin didasari dengan pengaruh alkohol. Sampai sekarang belum ada pengakuan bahwasanya ada motif asmara,” imbuhnya.

Load More