Suara.com - US National Sleep Foundation meluncurkan rekomendasi baru tentang berapa banyak seharusnya orang dengan beragam usia mendapatkan waktu tidur.
Kelebihan atau kekurangan waktu tidur bisa memiliki konsekuensi tersendiri bagi tubuh. Oleh karena itu para ahli membuat rekomendasi waktu tidur bagi berbagai kelompok usia.
Menurut para ahli, bayi yang baru lahir hingga usia tiga bulan membutuhkan waktu tidur 14-17 jam setiap hari, sedangkan bayi 4-11 bulan harus mendapatkan tidur setidaknya 12-15 jam.
Sementara itu remaja berusia 14-17 tahun harus mendapatkan setidaknya 8-10 jam tidur per hari. Berbeda dengan orang dewasa yang justru harus mendapatkan waktu tidur antara 7-9 jam per hari.
Melalui rekomendasi ini, para ahli meminta orangtua untuk memastikan anak-anak mereka yang bersekolah usia 6-13 tahun untuk mendapatkan jam tidur hingga 11 jam sehari.
"Proses ini sangat ketat. Rekomendasi ini kami dapatkan dari 320 studi mengenai durasi tidur yang tepat bagi kesehatan," ujar anggota panel, Lydia DonCarlos, profesor di Loyola University Chicago Stritch School of Medicine di Amerika Serikat.
Orangtua terkadang membuat aturan tidur bagi anak yang justru menghalangi anak-anak mereka mendapatkan waktu tidur yang cukup. Sebagai anak-anak yang tumbuh dewasa, mereka menjadi terbiasa untuk mengabaikan waktu tidur yang tepat.
Padahal masalah ini akan memberikan efek buruk bagi kesehatan mereka. Oleh karena itu para ahli berharap rekomendasi ini bisa bermanfaat bagi masyarakat untuk mengukur durasi tidur mereka. (Zeenews)
Berita Terkait
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
'Labbaik Ya Hussein', TV Iran Siarkan Lagu Perang, Siap Balas Serangan AS dan Israel
-
Trump Ancam Hancurkan Industri Rudal dan Angkatan Laut Iran
-
Iran Persiapkan Serangan Balasan ke Israel dan AS
-
Israel Bombardir Kantornya di Teheran, Keberadaan Imam Ali Khamenei Masih Misterius
-
Tak Cuma Teheran, Amerika dan Israel Juga Serang Kota Lain di Iran
Terkini
-
Presisi dan Personalisasi: Arah Baru Perawatan Kanker di Asia Tenggara
-
Lonjakan Kasus Kanker Global, Pencegahan dengan Bahan Alami Kian Dilirik
-
Cara Memilih dan Memakaikan Popok Dewasa untuk Cegah Iritasi pada Lansia
-
5 Fakta Keracunan MBG Cimahi: Pengelola Minta Maaf, Menu Ini Diduga Jadi Penyebab
-
4 Penjelasan Sains Puasa Membantu Tubuh Lebih Sehat: Autofagi, Insulin dan Kecerdasan
-
Mendampingi Anak Gamer: Antara Batasan, Keamanan, dan Literasi Digital
-
Selamat Tinggal Ruam! Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Mengeksplorasi Tanpa Batasan Kenyamanan
-
Tantangan Penanganan Kanker di Indonesia: Edukasi, Akses, dan Deteksi Dini
-
Virus Nipah Mengintai: Mengapa Kita Harus Waspada Meski Belum Ada Kasus di Indonesia?
-
Transformasi Layanan Kesehatan Bawa Semarang jadi Kota Paling Berkelanjutan Ketiga se-Indonesia