Suara.com - Kali ini kita masih membahas tentang tidur. Dalam tulisan sebelumnya telah disebutkan setiap orang memiliki pola tidur yang berbeda yang ditentukan oleh chronotype alami atau jam tubuh yang menentukan kapan seseorang merasa paling nyaman tidur dan terjaga.
Tetapi ada beberapa hal yang dapat Anda lakukan untuk menyesuaikan chronotype alami Anda dengan kegiatan yang harus Anda lakukan. Kebutuhan tidur --baik chronotype alami maupun lama tidur-- sebagian besar ditentukan oleh faktor genetik dan tidak bisa benar-benar disesuaikan, tapi tetap ada beberapa hal yang dapat Anda lakukan untuk menyesuaikan jadwal Anda atau setidaknya membuat Anda lebih mudah
untuk bangun di pagi hari.
Inti dari penyesuaian ini adalah mengetahui bagaimana tubuh merespon cahaya alami. Cahaya matahari di pagi hari mengatakan tubuh kita bahwa sudah waktunya untuk waspada dan beraktifitas.
Pada malam hari, duduk dalam gelap akan merangsang produksi hormon melatonin, yang membantu kita rileks dan tertidur. Sayang banyak dari kita bermain-main dengan proses ini dengan melihat cahaya dari alat elektronik termasuk telepon pintar.
Tapi sebenarnya kita bisa menyesuaikan tubuh kita dengan cara mengendalikan eksposur terhadap cahaya. Proses yang disebut entrainment ini, bisa dilakukan ketika kita pergi ke zona waktu yang berbeda sehingga mengakibatkan kondisi yang disebut dengan jet lag. Tapi kita juga bisa menggunakan metode ini untuk melatih kita untuk bangun dan pergi tidur lebih awal dengan mengekspos diri untuk cahaya alami di pagi hari dan menghindari cahaya terang di malam hari.
Ini memang tidak akan mengubah Anda yang memiliki chronotype burung hantu serta merta menjadi orang pagi, atau sebaliknya. Tetapi bisa membantu Anda lebih mudah bangun pagi. (businessinsider.co.id)
Tag
Berita Terkait
-
Posisi Tempat Tidur yang Pas Menurut Feng Shui, Demi Jaga Keharmonisan dan Cegah Insomnia
-
Ayah Achmad Syahri DPRD Jember Juga Pernah Viral: Tidur saat Rapat, Punya 3 Istri
-
Urutan Merawat Kulit Wajah Sebelum Tidur: Rahasia Wajah Segar dan Bebas Jerawat
-
Jangan Cuma Ikut Tren! IDAI Ingatkan Bahaya Sleep Training Jika Ortu Malah Asyik Main Sosmed
-
Bahaya Mikroplastik di Kamar Tidur: Lakukan 7 Hal Ini Malam Ini Sebelum Terlambat!
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- 6 Sepatu Puma Wanita yang Lagi Diskon 55 Persen di Toko Resmi, Ada Model Lari hingga Sneaker
Pilihan
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
Terkini
-
Daftar Tanggal Merah Juni 2026: Ada Long Weekend di Awal Bulan, Waktunya Healing!
-
Oreo x BTS Resmi Hadir, Bawa Rasa Hotteok Korea dan Biskuit Ungu Pertama dalam Sejarah
-
Summer Runway 2026 Tampilkan Tren Fashion Anak Penuh Warna, dari Nuansa Pantai hingga Back to School
-
Dompet Tebal Awal Bulan! 4 Shio Paling Beruntung Finansial dan Karier pada 1 Juni 2026
-
Biaya Admin Marketplace Naik, Pengusaha Fashion Online 'Tercekik' Andalkan Bazar Offline
-
Profil Ahmad Syah Farhan, Bos Hanania Travel yang Lakukan Penipuan Umrah
-
4 Zodiak yang Bakal Hidup Bahagia dan Enak di Masa Tua, Anda Termasuk?
-
Apa Bedak Tabur yang Bagus tapi Murah? Ini 9 Pilihan Terbaik yang Sudah BPOM
-
Prabowo Bisa Berapa Bahasa? Kini Wajibkan Belajar Bahasa Prancis di Semua Sekolah
-
5 Zodiak Paling Beruntung dan Kaya Sepanjang Juni 2026, Rezeki Mengalir Deras!