Suara.com - Sebuah penelitian terbaru menegaskan apa yang dikatakan oleh pendukung legalisasi marijuana atau ganja bahwa bunga dan daun dari tanaman cannabis ini lebih aman dari alkohol.
Dalam penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Scientific Report ini, ada tujuh obat-obatan terlarang yang diteliti dan dibandingkan mengenai bagaimana obat-obatan ini bisa menyebabkan kematian pada seseorang yang menggunakannya.
Hasil studi tersebut menunjukkan bahwa Marijuana atau ganja dinilai 114 kali lebih rendah risiko kematiannya ketimbang alkohol.
Obat lain yang diteliti dan berada di urutan paling mematikan antara lain heroin, kokain, tembakau, ekstasi dan methamphetamine. Temuan ini didasarkan pada bahaya zat dan tidak memperhitungkan faktor lain dalam penggunaan narkoba.
Peneliti mengatakan bahwa temuan mereka menunjukkan bahwa konsumsi alkohol dapat memperburuk risiko kesehatan ketimbang penggunaan heroin.
Temuan ini menunjukkan bahwa risiko penggunaan ganja telah dibesar-besarkan dan risiko alkohol terlalu diremehkan.
"Hasil mengkonfirmasi bahwa risiko ganja mungkin telah dibesar-besarkan di masa lalu," ujar penulis.
Ganja telah dikelompokkan ke dalam kategori obat golongan ketat oleh Controlled Substances Act. Sedangkan alkohol merupakan penyebab utama kematian ketiga dengan 88 ribu kematian setiap tahun dan menyumbang 31 persen kematian pada pengemudi.
Dalam studi ini, para peneliti mengatakan bahwa risiko obat-obatan terlarang lebih didasarkan pada "dugaan" dibanding data ilmiah.
"Saat ini,hasil menunjukkan pembatasan lebih diprioritaskan pada konsumsi alkohol dan rokok daripada obat-obatan terlarang," imbuh peneliti. (Medical Daily)
Terpopuler
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- Kehabisan Uang Usai Mudik di Jogja, Ratusan Perantau Berburu Program Balik Kerja Gratis
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
- Mobil Alphard Termurah, 100 Jutaan Dapat Tahun Berapa?
Pilihan
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
-
Arus Balik, Penumpang Asal Jawa Tengah Hingga Sumatera Masih Padati Terminal Bus Kalideres
-
Ogah Terjebak Kemacetan di Pantura, Ratusan Pemudik Motor Pilih Tidur di Kapal Perang TNI AL
Terkini
-
Madu Herbal untuk Daya Tahan Tubuh: Kenali Manfaat dan Perannya bagi Kesehatan
-
Kenali Manfaat Injeksi Vitamin C untuk Daya Tahan dan Kesehatan Kulit
-
Sering Sakit Kepala? Ini Ciri-Ciri yang Mengarah ke Tumor Otak
-
Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini
-
Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi
-
Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!
-
Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?
-
Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung
-
Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman
-
Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi