Suara.com - Hati-hati bagi Anda yang gemar memelihara burung terutama burung Merpati. Pasalnya, terlalu sering dekat atau bersentuhan dengan burung ini tenyata bisa berdampak buruk bagi kesehatan.
Ahli mikrobiologi India, Medha Deshmukh Bhaskaran mengatakan bahwa kotoran burung Merpati patut diwaspadai.
"Protein dalam kotoran burung itu mengambang di udara setelah mengering dan menjadi tepung. Jika terhirup terlalu sering akan menyebabkan gejala menyerupai asma, sesak napas, menggigil, demam, batuk kering dan ketidaknyamanan di dada," imbuhnya yang juga merupakan seorang farmasis.
Jika tidak segera didiagnosis atau diobati, lanjut dia, akan menyebabkan hilangnya nafsu makan, penurunan berat badan, dan kelelahan ekstrem. Hal ini tentu saja dapat menyebabkan kondisi yang sangat serius yang disebut expired fibrosis, di mana jaringan fibrosa (jaringan parut) menggantikan bagian halus paru-paru (alveoli), yang seharusnya penuh dengan oksigen. Penggantian ini menyebabkan paru-paru kurang mendapat asupan oksigen.
Lantas, bagaimana untuk mencegah risiko tersebut, utamanya bagi mereka yang hobi memelihara burung Merpati? Medha menyarankan, sebaiknya pakai penutup hidung dan mulut (masker) saat berdekatan dengan burung.
"Anda tidak dilarang untuk mendekati dan memberi makan, tapi sebaiknya memakai proteksi yang maksimal," jelasnya. (Indian Express)
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- 5 HP Infinix Kamera Beresolusi Tinggi Terbaru 2026 dengan Harga Murah
- 7 Rekomendasi Parfum Lokal Tahan Lama dengan Wangi Musky
- 7 Bedak Wardah yang Tahan Lama Seharian, Makeup Flawless dari Pagi sampai Malam
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
Pilihan
-
Tak Ganggu Umat Muslim, Pihak Yayasan Pastikan Rumah Doa Jemaat POUK Tesalonika Jauh dari Masjid
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
-
Diguncang Gempa M 7,6, Plafon Gereja Paroki Rumengkor Ambruk Jelang Ibadah Kamis Putih
-
Isak Tangis Pecah di Kulon Progo, Istri Praka Farizal Romadhon Tiba di Rumah Duka
-
Bareskrim Periksa Pasangan Artis Dude Herlino-Alyssa Terkait Skandal Kasus PT DSI Rp2,4 Triliun
Terkini
-
Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran
-
Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit
-
Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata
-
Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia
-
Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien
-
Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia
-
Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya
-
Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin
-
Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak
-
Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026