Suara.com - Menerapkan menu sarapan dengan sereal atau oatmeal secara teratur tak hanya baik untuk mendapatkan tubuh yang langsing, tapi juga bisa mengurangi risiko kematian dini.
Menurut penelitian yang diterbitkan dalam jurnal BMC Medicine ini juga menunjukkan bahwa serat seperti sereal dapat mengurangi risiko dari penyebab kematian akibat penyakit kronis seperti kanker, penyakit jantung, penyakit pernapasan dan diabetes.
Untuk mendapatkan temuan ini, peneliti melibatkan 367.442 orang berusia di atas 50 tahun.Peneliti menemukan bahwa konsumsi rata-rata 34 gram biji-bijian per 1.000 kilokalori (kkal) per hari, mampu menurunkan risiko kematian dini sebesar 17 persen.
Bahkan ketika para peneliti mempertimbangkan sejumlah faktor seperti kesehatan, aktivitas fisik, berat badan, mengonsumsi sereal tetap menghasilkan manfaat yang sama untuk memperpanjang usia.
Pemimpin peneliti, Lu Qi dari The Harvard Public School of Health, mengatakan bahwa mengonsumsi makanan tinggi serat seperti oat atau sereal di pagi hari bisa menurunkan risiko kematian akibat kanker sebesar 15 persen dan diabetes sebesar 34 persen.
Biji-bijian adalah tanaman yang mengandung benih, dedak dan endospora, seperti gandum dan oat. Sumber makanan ini merupakan sumber yang kaya serat dan nutrisi lain seperti mineral dan antioksidan. (Zeenews)
Berita Terkait
-
Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem
-
7 Tips Diet Sehat Setelah Lebaran 2026 agar Berat Badan Turun secara Alami
-
6 Tips Diet setelah Lebaran agar Berat Badan Turun Tanpa Tersiksa
-
Purbaya Kurusan usai Jabat Menkeu, Akui Berat Badan Turun 9 Kg
-
Lailatul Qadar vs Algoritma: Menjaga Fokus di Tengah Badai Notifikasi
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- 5 HP Infinix Kamera Beresolusi Tinggi Terbaru 2026 dengan Harga Murah
- 7 Rekomendasi Parfum Lokal Tahan Lama dengan Wangi Musky
- 7 Bedak Wardah yang Tahan Lama Seharian, Makeup Flawless dari Pagi sampai Malam
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
Pilihan
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
-
Diguncang Gempa M 7,6, Plafon Gereja Paroki Rumengkor Ambruk Jelang Ibadah Kamis Putih
-
Isak Tangis Pecah di Kulon Progo, Istri Praka Farizal Romadhon Tiba di Rumah Duka
-
Bareskrim Periksa Pasangan Artis Dude Herlino-Alyssa Terkait Skandal Kasus PT DSI Rp2,4 Triliun
-
BREAKING NEWS: Peringatan Dini Tsunami 3, BMKG Minta Evakuasi Warga
Terkini
-
Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran
-
Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit
-
Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata
-
Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia
-
Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien
-
Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia
-
Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya
-
Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin
-
Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak
-
Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026