Suara.com - Saat stres melanda, sebagian orang memilih untuk mengalihkan ke berbagai kegiatan positif seperti membaca buku, olahraga atau menyalurkan hobi agar pikirannya rileks. Namun sebagian lagi memilih untuk ngemil makanan ringan seperti keripik, gorengan atau kue tinggi kalori yang memicu kelebihan berat badan.
Daripada Anda ngemil makanan tak sehat tersebut lebih baik mengonsumsi makanan yang dapat membantu meredakan stres dan tubuh pun tetap sehat.
Apa saja? Berikut beberapa di antaranya seperti dilansir dari Times of India:
1.Ubi jalar
Daripada mengonsumsi kentang goreng dan makanan kaya gula lebih baik Anda mengonsumsi ubi jalar. Selain bernutrisi, ubi jalar merupakan sumber energi yang baik bagi tubuh tanpa menyebabkan kadar gula darah naik dan membantu merilekskan tubuh.
2. Bluberi
Bluberi kaya antioksidan dan akan menambah semangat Anda dalam waktu singkat. Tak hanya itu, buah ini juga tinggi vitamin C, yang menurut hasil penelitian menyediakan tambahan cadangan untuk membantu Anda mengatasi stres. Selain tinggi serat, bluberi juga membantu mengatur gula darah Anda.
3. Ayam kalkun
Ayam kalkun mengandung asam amino tryptophan, yang dikenal untuk merilis zat kimia yang memberi efek menyenangkan yaitu, serotonin. Serotonin menginduksi rasa tenang sehingga membuat Anda merasa santai.
4. Asparagus
Asparagus tinggi asam folat, yang dikenal untuk menenangkan Anda. Ketika stres, tubuh melepaskan hormon yang mempengaruhi suasana hati Anda. Makan vitamin dan mineral tertentu membuat suasana hati Anda kembali stabil, karena makanan tersebut memproduksi serotonin.
5. Daging Sapi
Percaya atau tidak, daging sapi memiliki sifat penghilang stres, karena vitamin B dan sengnya. Meski daging sapi mengandung lemak jenuh yang meningkatkan kemungkinan penyakit jantung koroner dan penyakit lainnya, Anda tetap bisa mendapatkan manfaat positifnya dengan cara pengolahan yang tepat. Iris sangat tipis daging sapi lalu jadikan pelengkap salad. Selamat mencoba!
Berita Terkait
-
Belajar dari China, Sampah Makanan MBG Berpotensi Jadi Biodiesel
-
Kulkas yang Mendadak Jadi Obesitas di Bulan Suci
-
Stres, Burnout, dan Akses Senjata: Kenapa Evaluasi Psikologis Aparat Penting?
-
Hati-hati, 5 Makanan Ini Sebaiknya Tidak Dipanaskan Kembali untuk Menu Sahur
-
Ingin Kulit Glowing Saat Lebaran? Ini 5 Makanan yang Wajib Dikonsumsi Menurut Dokter
Terpopuler
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- 4 HP Motorola Harga Rp1 Jutaan, Baterai Jumbo hingga 7.000 mAh
Pilihan
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
-
Mandiri Tunas Finance Terancam Sanksi OJK Buntut Debt Collector Tusuk Advokat
Terkini
-
Selamat Tinggal Ruam! Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Mengeksplorasi Tanpa Batasan Kenyamanan
-
Tantangan Penanganan Kanker di Indonesia: Edukasi, Akses, dan Deteksi Dini
-
Virus Nipah Mengintai: Mengapa Kita Harus Waspada Meski Belum Ada Kasus di Indonesia?
-
Transformasi Layanan Kesehatan Bawa Semarang jadi Kota Paling Berkelanjutan Ketiga se-Indonesia
-
Membangun Kebiasaan Sehat: Pentingnya Periksa Gigi Rutin bagi Seluruh Anggota Keluarga
-
Susu Kambing Etawa Indonesia Tembus Pameran Internasional: Etawanesia Unjuk Gigi di Expo Taiwan
-
Penanganan Penyintas Kanker Lansia Kini Fokus pada Kualitas Hidup, Bukan Sekadar Usia Panjang
-
Ini Rahasia Tubuh Tetap Bugar dan Kuat Menjalani Ramadan Optimal Tanpa Keluhan Tulang dan Sendi
-
Anak Sekolah Jadi Kelompok Rentan, Pemantauan Aktif Vaksinasi Dengue Diperluas di Palembang
-
Cuma Pakai Dua Jari, Dokter Ungkap Cara Deteksi Sakit Jantung dari Raba Nadi