Ilustrasi dokter. (shutterstock)
Senin (13/4/2015) lalu, seorang warga bernama Richie Dian Permana (31) mengadukan permasalahan keluarganya ke Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahja Purnama.
Ia mengaku bahwa istri dan anaknya tidak dibolehkan pulang, karena menunggak biaya persalinan di RSIA Tambak sebesar Rp28 juta. Tak hanya itu, Richie bahkan berniat menjual ginjal demi menebus tagihan tersebut.
Menanggapi aduan tersebut, Dirut Rumah Sakit Ibu dan Anak (RSIA) Tambak, Dr Amir Fauzi, MARS mengatakan bahwa apa yang dilakukan Richie sebenarnya tak perlu sampai ke Ahok. Pasalnya, persoalan administrasi merupakan hal lumrah yang dialami pasien dengan hambatan pembiayaan.
"Pasien memilih kelas 1 sudah proses normal ya. Dan saat itu ada pernyataan dari saudara Richie pembayaran menggunakan jaminan kantor sehingga proses lebih mudah. Sebetulnya itu persoalan biasa atau administrasi. Mungkin memang suami pasien cari sensasi saja," katanya pada konferensi pers di Jakarta, Rabu, (15/4/2015).
Penyesalan juga diungkapkan istri Richie, Fenomena, yang tak menyangka sang suami nekat mengadukan masalah ini hingga ke Gubernur DKI Jakarta yang akrab disapa Ahok itu. Ia pun mengaku bahwa kasus ini berawal dari masalah internal antara dirinya dan suami.
"Ini memang personalnya Richie sendiri. Tapi memang dia sudah terlalu banyak masalah dengan keluarga saya sehingga tidak mau kompromi terkait pembayaran dengan keluarga saya," imbuh Fenomena.
Ibu beranak dua ini juga awalnya tak memiliki kecurigaan apapun dengan sikap Richie. Ia hanya tahu bahwa masalah pembayaran persalinan sudah dijamin oleh perusahaan dimana sang suami bekerja.
"Terkait fasilitas kelas 1 yang kami pilih, karena suami mengatakan semua biaya ditanggung oleh perusahaan tempat dirinya bekerja. Masuk tanggal 3 dan tanggal 6 April sudah harus pulang, tapi harus menunggu karena terhambat proses administrasi," jelasnya.
Menurut Fenomena, masalah tersebut merupakan hal biasa. "Dimanapun saya rasa juga bakal seperti ini prosedurnya. Sayangnya, suami saya tidak menjelaskan masalahnya apa. Saya tanya pihak manajemen, mereka bilang tanya langsung ke Pak Richie, tapi suami selalu menutup-nutupi," imbuhnya lagi.
Setelah Richie mengadukan masalahnya tersebut ke Ahok, Fenomena mengaku sudah tidak berkomunikasi lagi dengan sang suami. Ia pun merasa dirugikan dengan tindakan suaminya yang tergolong nekat dan mempermalukan keluarganya.
Ia mengaku bahwa istri dan anaknya tidak dibolehkan pulang, karena menunggak biaya persalinan di RSIA Tambak sebesar Rp28 juta. Tak hanya itu, Richie bahkan berniat menjual ginjal demi menebus tagihan tersebut.
Menanggapi aduan tersebut, Dirut Rumah Sakit Ibu dan Anak (RSIA) Tambak, Dr Amir Fauzi, MARS mengatakan bahwa apa yang dilakukan Richie sebenarnya tak perlu sampai ke Ahok. Pasalnya, persoalan administrasi merupakan hal lumrah yang dialami pasien dengan hambatan pembiayaan.
"Pasien memilih kelas 1 sudah proses normal ya. Dan saat itu ada pernyataan dari saudara Richie pembayaran menggunakan jaminan kantor sehingga proses lebih mudah. Sebetulnya itu persoalan biasa atau administrasi. Mungkin memang suami pasien cari sensasi saja," katanya pada konferensi pers di Jakarta, Rabu, (15/4/2015).
Penyesalan juga diungkapkan istri Richie, Fenomena, yang tak menyangka sang suami nekat mengadukan masalah ini hingga ke Gubernur DKI Jakarta yang akrab disapa Ahok itu. Ia pun mengaku bahwa kasus ini berawal dari masalah internal antara dirinya dan suami.
"Ini memang personalnya Richie sendiri. Tapi memang dia sudah terlalu banyak masalah dengan keluarga saya sehingga tidak mau kompromi terkait pembayaran dengan keluarga saya," imbuh Fenomena.
Ibu beranak dua ini juga awalnya tak memiliki kecurigaan apapun dengan sikap Richie. Ia hanya tahu bahwa masalah pembayaran persalinan sudah dijamin oleh perusahaan dimana sang suami bekerja.
"Terkait fasilitas kelas 1 yang kami pilih, karena suami mengatakan semua biaya ditanggung oleh perusahaan tempat dirinya bekerja. Masuk tanggal 3 dan tanggal 6 April sudah harus pulang, tapi harus menunggu karena terhambat proses administrasi," jelasnya.
Menurut Fenomena, masalah tersebut merupakan hal biasa. "Dimanapun saya rasa juga bakal seperti ini prosedurnya. Sayangnya, suami saya tidak menjelaskan masalahnya apa. Saya tanya pihak manajemen, mereka bilang tanya langsung ke Pak Richie, tapi suami selalu menutup-nutupi," imbuhnya lagi.
Setelah Richie mengadukan masalahnya tersebut ke Ahok, Fenomena mengaku sudah tidak berkomunikasi lagi dengan sang suami. Ia pun merasa dirugikan dengan tindakan suaminya yang tergolong nekat dan mempermalukan keluarganya.
Komentar
Berita Terkait
-
Menaksir Biaya Persalinan Mahalini, Rizky Febian sampai Batal Manggung demi Kelahiran Baby Selina
-
Dipuji karena Melahirkan di Usia 44 Tahun, Segini Biaya Persalinan Syahrini
-
Persiapkan Sejak Dini! 5 Cara Pengelolaan Keuangan untuk Calon Orang Tua Baru
-
Hatinya Disebut Begitu Luas, Begini Reaksi Nagita Slavina Lihat Mpok Alfa Menangis Saat Persalinannya Dibiayai Raffi
-
Tembus Ratusan Juta, Sebenarnya Apa Alasan Raffi Ahmad Tanggung Biaya Persalinan Mpok Alpa?
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Mendampingi Anak Gamer: Antara Batasan, Keamanan, dan Literasi Digital
-
Selamat Tinggal Ruam! Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Mengeksplorasi Tanpa Batasan Kenyamanan
-
Tantangan Penanganan Kanker di Indonesia: Edukasi, Akses, dan Deteksi Dini
-
Virus Nipah Mengintai: Mengapa Kita Harus Waspada Meski Belum Ada Kasus di Indonesia?
-
Transformasi Layanan Kesehatan Bawa Semarang jadi Kota Paling Berkelanjutan Ketiga se-Indonesia
-
Membangun Kebiasaan Sehat: Pentingnya Periksa Gigi Rutin bagi Seluruh Anggota Keluarga
-
Susu Kambing Etawa Indonesia Tembus Pameran Internasional: Etawanesia Unjuk Gigi di Expo Taiwan
-
Penanganan Penyintas Kanker Lansia Kini Fokus pada Kualitas Hidup, Bukan Sekadar Usia Panjang
-
Ini Rahasia Tubuh Tetap Bugar dan Kuat Menjalani Ramadan Optimal Tanpa Keluhan Tulang dan Sendi
-
Anak Sekolah Jadi Kelompok Rentan, Pemantauan Aktif Vaksinasi Dengue Diperluas di Palembang