Suara.com - Melakukan aktivitas fisik secara rutin harus dilakukan untuk menjaga kebugaran tubuh. Namun tak sedikit orang yang bingung memilih kapan saat yang tepat untuk berolahraga.
Beberapa orang merasa tak mungkin untuk berolahraga di pagi hari karena harus memulai aktivitas ke kantor lebih awal. Lantas kapan sebenarnya waktu terbaik untuk berolahraga?
Menurut dokter spesialis kedokteran olahraga Dr Hario Tilarso, SpKO, FACSM, waktu terbaik untuk berolahraga adalah pagi dan sore hari. Namun, bagi yang mampu melakukannya selepas berkegiatan, berolahraga di malam hari tak masalah daripada tidak sama sekali.
"Yang bagus memang pagi dan sore hari. Kedua waktu ini sangat baik untuk olahraga karena hormon yang mengaktifkan badan mulai meningkat," kata dokter Hario pada talkshow 'Milo Breakfast Movement' di Jakarta, Minggu (31/5).
Pada malam hari, dr Hario menambahkan, tubuh mengalami penurunan bioritme karena merupakan jam istirahat. Ia pun menganjurkan masyarakat yang memilih berolahraga di malam hari untuk membatasi waktunya agar tidak mengganggu jam tidur.
"Kalau habis pulang kerja lalu olahraga masih bagus tapi harus dibatasi sehingga jam 12 sudah harus tidur. Jangan sampai olahraga mengganggu ritme tubuh kita," imbuhnya.
Untuk mendapatkan manfaat dari berolahraga, dr Hario pun merekomendasikan agar olahraga dilakukan secara rutin 3-5 kali seminggu.
"Olahraga memang manfaatnya dapat menguatkan jantung, tulang, melindungi gula darah, tapi ini hanya bisa dicapai kalau dilakukan 3-5 kali seminggu dengan durasi 30-60 menit per sesi," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Padukan Sensasi Olahraga dan Wisata Budaya, The Ultimate 10K Guncang 4 Kota Besar di Pulau Jawa
-
Kedokteran dan Berkuda: Kunci Disiplin Ganda dr Byanca Lauwardi
-
UBL Dukung Atlet Berprestasi Lewat Beasiswa, Ada Penggawa Timnas Futsal Indonesia
-
Tips Memilih Olahraga yang Aman saat Berpuasa
-
Pelantikan Pengurus Jatim, PB ORADO Tegaskan Komitmen Pembinaan Profesional
Terpopuler
- 6 HP Terbaik di Bawah Rp1,5 Juta, Performa Awet untuk Jangka Panjang
- Langkah Progresif NTT: Program Baru Berhasil Hentikan Perdagangan Daging Anjing di Kupang
- Promo THR Alfamart Maret 2026: Sirup Marjan dan Biskuit Lebaran Diskon Gila-gilaan, Mulai 6 Ribuan
- 5 Mobil Bekas untuk Jangka Panjang: Awet, Irit, Pajak Ringan, dan Ramah Kantong
- Promo Kue Kaleng Lebaran Indomaret Alfamart Terbaru, Harga Serba Rp15 Ribuan
Pilihan
-
Teror di Rumah Wali Kota New York Zohran Mamdani: Dua Remaja Lempar Bom Rakitan
-
Trump Bilang Perang Segera Selesai, Iran: Ngaku Saja, Amunisi Kalian Sudah Mau Habis
-
Selain Bupati, KPK Juga Gelandang Wabup Rejang Lebong ke Jakarta Usai OTT
-
Patuhi Perintah Trump, Australia Kasih Suaka ke 5 Pemain Timnas Putri Iran
-
Trump Umumkan Perang Lawan Iran 'Selesai' Usai Diskusi dengan Vladimir Putin
Terkini
-
Pentingnya Menjaga Kualitas Air Minum Isi Ulang agar Aman Dikonsumsi
-
Orang Tua Waspada! Ini Tanda Gangguan Pertumbuhan pada Anak: Pengaruh Hingga Dewasa
-
Vaksin Campak Apakah Gratis? Ini Ketentuannya
-
Tak Hanya Puasa, Kemenkes RI Sarankan Kurangi Garam, Gula, dan Lemak saat Ramadan
-
Gaya Hidup Sehat dan Aktif Makin Jadi Pilihan Masyarakat Modern Indonesia
-
Empati Sejak Dini, Ramadan Jadi Momen Orang Tua Tanamkan Nilai Kebaikan pada Anak
-
Stop Target Besar! Rahasia Konsisten Hidup Sehat Ternyata Cuma Dimulai dari Kebiasaan Kecil
-
Bibir Sumbing pada Bayi: Penyebab, Waktu Operasi, dan Cara Perawatannya
-
5 Rekomendasi Susu Kambing Etawa untuk Jaga Kesehatan Tulang dan Peradangan pada Sendi
-
Mencetak Ahli Gizi Adaptif: Kunci Menghadapi Tantangan Malnutrisi di Era Digital