Suara.com - Memasuki bulan Ramadhan dan Idul Fitri permintaan produk pangan meningkat tajam. Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan Roy Sparringa mengingatkan agar masyarakat waspada terhadap peredaran produk pangan yang tak memenuhi syarat, antara lain ilegal, kadaluarsa, maupun rusak.
Untuk mengantisipasinya, Roy membagikan tips kepada masyarakat agar lebih berhati-hati saat membeli produk pangan. Caranya dengan memperhatikan KIK, yakni kemasan, izin edar, dan tanggal kadaluarsa.
"Saat membeli produk, pastikan kemasan dalam kondisi bagus, tidak rusak, penyok atau kembung. Kalau melihat tanda-tanda ini jangan langsung dibeli," pesan Roy di sela-sela temu media di Jakarta, Kamis (10/12/2015).
Kedua, pembeli harus memastikan izin edar yang terdapat pada kemasan produk. Roy mencontohkan untuk produk pangan legal atau resmi tercantum kode MD, ML, atau P-IRT.
"Kalau kode ini tidak ada sebaiknya hati-hati. Bisa dipastikan ini produk ilegal," imbuhnya.
Terakhir, Roy mengimbau agar masyarakat memastikan produk yang dibelinya tidak melampaui tanggal kadaluarsa.
"Ada yang menganggap sebulan atau beberapa hari setelah tanggal kadaluarsa masih bisa dikonsumsi, ini tidak boleh. Kalau sudah lewat tanggal kadaluarsa tidak boleh dipakai," pungkas Roy.
Hari ini, BPOM melansir temuan intensifikasi pengawasan pangan dan kosmetik menjelang Ramadhan.
Temuan menunjukkan 11.370 kemasan produk pangan tidak memenuhi syarat yang terdiri dari 6.403 kemasan tanpa izin edar, 4.510 pangan kadaluarsa, dan 817 kemasan pangan dalam kondisi rusak. Produk-produk ini memiliki nilai ekonomi mencapai lebih dari 450 juta rupiah.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Mobil Nissan Bekas yang Jarang Rewel untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Purbaya Temukan Uang Ribuan Triliun Milik Jokowi di China? Kemenkeu Ungkap Fakta Ini
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan, RAM 6 GB Performa Jempolan
- 5 Sepatu Skechers Paling Nyaman untuk Jalan Kaki, Cocok Dipakai Lansia
- 5 Sunscreen untuk Hilangkan Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
Pilihan
-
KLH Gugat 6 Perusahaan Rp 4,8 Trliun, Termasuk Tambang Emas Astra dan Toba Pulp Lestari?
-
Bursa Transfer Liga Inggris: Manchester United Bidik Murillo sebagai Pengganti Harry Maguire
-
John Herdman Termotivasi Memenangi Piala AFF 2026, Tapi...
-
Purbaya Sebut Bisnis Sektor Media Cerah: Saham DIGI, TMPO, dan VIVA Langsung Ceria
-
Dari 'Kargo Gelap' Garuda ke Nakhoda Humpuss: Kembalinya Ari Askhara di Imperium Tommy Soeharto
Terkini
-
Bosan Liburan Gitu-Gitu Aja? Yuk, Ajak Si Kecil Jadi Peracik Teh Cilik!
-
Menkes Tegaskan Kusta Bukan Kutukan: Sulit Menular, Bisa Sembuh, Fatalitas Hampir Nol
-
Kabar Gembira! Kusta Akan Diskrining Gratis Bareng Cek Kesehatan Nasional, Ini Rencananya
-
Era Baru Dunia Medis: Operasi Jarak Jauh Kini Bukan Lagi Sekadar Imajinasi
-
Angka Kematian Bayi Masih Tinggi, Menkes Dorong Program MMS bagi Ibu Hamil
-
Gaya Hidup Sedentari Tingkatkan Risiko Gangguan Muskuloskeletal, Fisioterapi Jadi Kunci Pencegahan
-
Hati-hati saat Banjir! Jangan Biarkan 6 Penyakit Ini Menyerang Keluarga Anda
-
Pankreas, Organ yang Jarang Disapa Tapi Selalu Bekerja Diam-Diam
-
Perawatan Kulit Personal Berbasis Medis, Solusi Praktis di Tengah Rutinitas
-
Implan Gigi Jadi Solusi Modern Atasi Masalah Gigi Hilang, Ini Penjelasan Ahli