3. Kacang-kacangan
American Heart Association mengatakan bahwa konsumsi kacang baik untuk kesehatan jantung. Mungkin Anda akan membayangkan jenis kacang-kacangan seperti mete, pecan, walnut, pistachio yang mahal, tapi mengonsumsi kacang tanah yang mudah ditemukan dan murah juga memiliki manfaat yang baik untuk kesehatan.
Sebuah studi yang dipublikasikan dalam JAMA Internal Medicine menemukan bahwa orang yang rutin mengonsumsi kacang-kacangan memiliki risiko kematian lebih rendah. Namun, karena kacang merupakan salah satu jenis lemak sehat, American Heart Association merekomendasikan Anda untuk mengonsumsinya tak lebih dari empat porsi seminggu dan diimbangi dengan aktivitas fisik.
4. Makanan mengandung kalium
Makanan tinggi kalium termasuk pisang, ubi jalar, bayam, alpukat berperan penting dalam meregulasi elektrolit, fungsi saraf, kontrol otot dan tekanan darah. Menurut studi yang dilakukan American Heart Association, perempuan menopause yang mengonsumsi makanan kaya kalium memiliki risiko lebih rendah mengalami kematian akibat stroke sebanyak 16 persen.
5. Teh
Penelitian yang dipresentasikan dalam European Society of Cardiology Congress (ESC) di Barcelona, Spanyol menemukan bahwa minum secangkir teh sehari dapat menurunkan risiko seseorang mengalami kematian dini sebanyak 24 persen bahkan untuk mantan perokok. Hal ini terkait dengan kandungan antioksidan yang terdapat dalam teh sehingga mampu melawan radikal bebas. Kandungan polifenolnya membantu mengatasi penyakit degeneratif.
Berita Terkait
-
Tren Hojicha Masuk Indonesia, CHAGEE Sajikan Menu Baru Hingga Merchandise Spesial
-
Ancaman Baru dari Perubahan Iklim, Rantai Makanan Laut Ikut Terganggu
-
Jessica Iskandar Tumbang Usai Santap Makanan Mentah, Vincent Verhaag Ungkap Kronologinya
-
Limbah Makanan Menggunung, Ini Solusi Sederhana untuk Menguranginya
-
Bukan Sekadar Pengganti Susu: Keajaiban Krimer Nabati yang Bikin Masakan Naik Kelas
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Penyebab BRImo Sempat Terkendala Pagi Ini, Kini Layanan Pulih Sepenuhnya
- Harga Adidas Adizero Termurah Tipe Apa Saja? Ini 5 Varian Terbaiknya
Pilihan
-
Mencekam! SPBE di Cimuning Bekasi Terbakar Hebat, Langit Malam Berubah Merah
-
Buntut Polemik Suket Pendidikan Gibran, Subhan Palal Juga Gugat Pimpinan DPR-MPR
-
Tok! Eks Sekretaris MA Nurhadi Divonis 5 Tahun Penjara dan Wajib Bayar Uang Pengganti Rp137 Miliar
-
Aksi Tenang Nenek Beruban Curi TV 30 Inci di Jatinegara Viral, Korban Tak Tega Lapor Polisi
-
Panglima TNI: Tiga Prajurit yang Gugur di Lebanon Terima Santunan Miliaran dan Pangkat Anumerta
Terkini
-
Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata
-
Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia
-
Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien
-
Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia
-
Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya
-
Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin
-
Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak
-
Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026
-
Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS
-
Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat