Suara.com - Sebuah penelitian mengungkap bahwa konsumsi vitamin B12 dapat memicu timbulnya jerawat. Penelitian yang dilakukan tim dari Universitas California, Los Angeles (UCLA) menemukan bahwa konsumsi makanan mengandung vitamin B12 mampu mengubah bakteri wajah yang menyebabkan peradangan di kulit.
Untuk mendapatkan temuan ini peneliti membandingkan analisis biosintesis B12 pada 13 pasien berjerawat dengan 20 pasien yang tidak berjerawat. Responden rata-rata berusia 24.8 tahun. Sementara penelitian kedua melibatkan 10 pasien sehat yang tidak memiliki jerawat untuk mengonsumsi vitamin B12.
Temuan menunjukkan bahwa vitamin B12 menyebabkan bakteri kulit yang terkait dengan jerawat yakni propionibacterium acnes
mengalami peradangan sehingga timbul jerawat.
Padahal vitamin B12 dibutuhkan oleh tubuh untuk proses metabolisme, pembentukan sel darah dan menjaga sistem saraf tetap sehat. Oleh karena itu peneliti UCLA, Huiying Li menganggap perlunya penelitian lanjutan untuk memahami kaitan antara konsumsi vitamin B12 dengan timbulnya jerawat.
“Ada banyak hal yang harus dipelajari untuk memahami bahwa vitamin B12 menyebabkan jerawat,” ujarnya.
Sementara itu, Profesor Ilmu Gizi dari Rutgers University, Josh Miller mendukung adanya penelitian lanjutan untuk menginvetigasi hasil temuan awal dari tim UCLA. Pasalnya sebuah penelitian sebelumnya kata Miller justru menunjukkan bahwa vitamin B12 mengandung anti inflamasi.
"Membuktikan kaitan antara Vitamin B12 dengan jerawat perlu investigasi lebih lanjut dengan jumlah sampel yang lebih luas dan secara acak," kata Miller. (Zeenews)Sebuah penelitian mengungkap bahwa konsumsi vitamin B12 dapat memicu timbulnya jerawat. Penelitian yang dilakukan tim dari Universitas California, Los Angeles (UCLA) menemukan bahwa konsumsi makanan mengandung vitamin B12 mampu mengubah bakteri wajah yang menyebabkan peradangan di kulit.
Untuk mendapatkan temuan ini peneliti membandingkan analisis biosintesis B12 pada 13 pasien berjerawat dengan 20 pasien yang tidak berjerawat. Responden rata-rata berusia 24.8 tahun. Sementara penelitian kedua melibatkan 10 pasien sehat yang tidak memiliki jerawat untuk mengonsumsi vitamin B12.
Temuan menunjukkan bahwa vitamin B12 menyebabkan bakteri kulit yang terkait dengan jerawat yakni propionibacterium acnes
mengalami peradangan sehingga timbul jerawat.
Padahal vitamin B12 dibutuhkan oleh tubuh untuk proses metabolisme, pembentukan sel darah dan menjaga sistem saraf tetap sehat. Oleh karena itu peneliti UCLA, Huiying Li menganggap perlunya penelitian lanjutan untuk memahami kaitan antara konsumsi vitamin B12 dengan timbulnya jerawat.
“Ada banyak hal yang harus dipelajari untuk memahami bahwa vitamin B12 menyebabkan jerawat,” ujarnya.
Sementara itu, Profesor Ilmu Gizi dari Rutgers University, Josh Miller mendukung adanya penelitian lanjutan untuk menginvetigasi hasil temuan awal dari tim UCLA. Pasalnya sebuah penelitian sebelumnya kata Miller justru menunjukkan bahwa vitamin B12 mengandung anti inflamasi.
"Membuktikan kaitan antara Vitamin B12 dengan jerawat perlu investigasi lebih lanjut dengan jumlah sampel yang lebih luas dan secara acak," kata Miller. (Zeenews)
Berita Terkait
Terpopuler
- Apa yang Terjadi Jika Gunung Anak Krakatau Meletus?
- 5 Serum untuk Mengecilkan Pori-pori, Bikin Kulit Mulus Sesuai Review Pembeli
- 5 Sepatu Lari Reebok yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- 8 Pilihan Parfum di Alfamart yang Semakin Berkeringat Semakin Wangi
- 25 Kode Redeem FF Aktif 5 Juli 2026: Kesempatan Dapat Bundle BR Elite dan Item Premium
Pilihan
-
Roy Suryo Menang Praperadilan! Hakim Nyatakan Penangkapan dan Penahanan Tidak Sah
-
Dokumen Kunker Menteri PU ke New York Bocor, Ajak Istri dan Anak Jelang Final Piala Dunia?
-
PHK 1.250 Karyawan Tokopedia Berujung Aksi Buruh ke Kantor TikTok
-
Mengapa Kursi Komisaris Layak Untuk Sang Loyalis?
-
Cristiano Ronaldo Umumkan Perpisahan! Piala Dunia 2026 Jadi Panggung Terakhir
Terkini
-
Jangan Terkecoh Label Inklusif, Ini 5 Cara Memilih Lingkungan Belajar yang Tepat untuk Anak
-
Mendorong Anak Down Syndrome Tumbuh Mandiri Lewat Terapi dan Pelatihan
-
Bukan Sekadar Ambil Rapor, Kehadiran Ayah Ternyata Jadi Bekal Penting Anak Menyambut Sekolah
-
Panas Ekstrem Kian Meluas, 22 Persen Penduduk Dunia Kini Alami Heat Stress
-
Indonesia Catat Sejarah Baru dengan Operasi Saluran Cerna Robotik Pertama
-
Ruang Ekspresi dan Bonding Keluarga Jadi Kunci Anak Tumbuh Percaya Diri dan Bahagia
-
Tak Cukup IQ, Psikolog Ingatkan Pentingnya Kecerdasan Emosi dan Sosial untuk Masa Depan Anak
-
Pertama di Indonesia, Transplantasi Ginjal dengan Teknologi Robotik Berhasil Dilakukan di RS Ini
-
Dokter Ungkap Bahaya 'Lelaki Tidak Bercerita', Bisa Picu Obesitas hingga Diabetes
-
Masih Dianggap Sepele, 9 Penyakit Tropis Ini Diam-Diam Bisa Bikin Kantong Jebol