Suara.com - Hari Raya Idul Fitri selalu ditunggu-tunggu oleh seluruh umat Islam di seluruh dunia. Selain salat Id dan bersilaturahmi dengan keluarga dan kerabat, hidangan khas dan kue lebaran menjadi bagian tak terpisahkan dari perayaan ini.
Setelah sebulan penuh menahan diri, orang sering lupa daratan saat menghadapi hidanganyang melimpah. Hal ini mungkin saja dapat menyebabkan mulas atau gangguan pencernaan. Pasalnya, tubuh butuh waktu untuk menyesuaikan diri dengan perubahan mendadak dalam kebiasaan makan.
Alasan ini, menjadi penting mengakhiri puasa dengan makanan yang tidak terlalu keras untuk sistem pencernaan. Berikut adalah beberapa tips merayakan Idul Fitri dengan cara yang sehat.
1. Hindari makanan terlalu berat
Makanan dengan kandungan tinggi lemak dan gula sering menyebabkan masalah pencernaan. Makanan ini juga memakan waktu lebih lama untuk dicerna, dan akan berada di perut untuk jangka waktu yang panjang dan menyebabkan gangguan pada lambung, gangguan pencernaan, perut kembung dan mulas. Ketika kembali ke kebiasaan makan normal, mulai dengan makanan ringan dan memilih bahan-bahan yang sehat untuk dimasak.
2. Makan makanan kecil namun sering
Makanan besar dan berat dapat memicu berbagai masalah lambung. Semakin berat makanan, semakin lama waktu yang dibutuhkan untuk perut mencernanya. Mengonsumsi makanan ringan namun lebih sering, dapat membuat perut lebih mudah untuk mencerna dan merangsang metabolisme. Cukup baik untuk menjaga jarak waktu makan, seperti 3-4 jam daripada 6-7 jam.
3. Pilih bahan yang sehat
Makanan non-vegetarian begitu digemari pada perayaan Idul Fitri dan tentunya mempengaruhi sebagian besar diet Anda. Maka, jika ingin memasak daging, pilihlah potongan yang lebih ramping dan membuang lemak yang terlihat, sebelum Anda olah menjadi masakan. Sedangkan jika ingin membuat makanan manis, hindari susu kental dengan jumlah banyak dan berhati-hati dengan penggunaan gula. Saran lain yang baik adalah dengan menambahkan makanan yang mengandung gula alami seperti buah segar maupun kering.
4. Memilih metode memasak yang sehat
Daripada menggoreng makanan, Anda dapat memanggang, kukus atau bakar. Misalnya, ayam panggang atau ikan panggang. Juga jangan memasak ikan dan sayuran terlalu matang, karena panas yang berlebihan akan menyebabkan hilangnya vitamin dan mineral penting.
5. Mengonsumsi sedikit garam.
Jangan menggunakan garam berlebihan dalam resep apapun. Anda dapat menggantinya dengan bumbu dan rempah-rempah seperti peterseli, thyme, rosemary, ketumbar bubuk, merica bubuk, cabai bubuk dan jus lemon. Tumbuhan dan rempah-rempah tersebut kaya akan antioksidan, vitamin, mineral, minyak sehat dan beberapa juga memiliki sifat anti-bakteri. Hal ini membuatnya menjadi pilihan yang lebih baik dibandingkan dengan garam. (thehealthsite.com)
Tag
Berita Terkait
-
Dompet Menipis Usai Lebaran? Sequis Life Dorong Reset Keuangan dan Kesehatan
-
Tarif Rp1 Picu Lonjakan, Penumpang Transjakarta Tembus 697 Ribu dalam Sehari saat Lebaran
-
Ubah Penampilan Jadi Laki-Laki, Lucinta Luna Minta Dukungan Publik
-
Maia Estianty Open House Saat Lebaran, Sajian Ini Curi Perhatian!
-
Puncak Arus Balik dari Jogja Pertama Terlewati, Gelombang Kedua Diprediksi Akhir Pekan
Terpopuler
- Sepeda Dewasa Merek Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Pilihan Terbaik untuk Harian
- 7 Pilihan Lipstik yang Awet 12 Jam, Anti Pudar Terkena Air dan Minyak
- Begini Respons Kopassus Usai Beredar Isu Orang Istana Digampar Pangkopassus
- 5 Parfum Indomaret dengan Wangi Segar Tahan Lama, Cocok Dipakai saat Cuaca Panas
- 12 Promo Makanan Hari Kartini 2026, Diskon Melimpah untuk Rayakan Momen Spesial
Pilihan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
-
Terungkap Jalur Gelap 10 Ton Pupuk Subsidi di Sumsel, Dijual ke Pihak Tak Berhak
-
Garap Kasus Haji, KPK Panggil Ustaz Khalid Basalamah Hari Ini
-
Merantau ke Kota Kecil, Danu Tetap Sulit Cari Kerja: Sampai Melamar Pawang Satwa
-
Purbaya Copot Febrio dan Luky dari Dirjen Kemenkeu
Terkini
-
Jangan Lewat 4,5 Jam! Dokter Ungkap Golden Period Penanganan Stroke yang Bisa Selamatkan Otak
-
Bukan Sekadar Datang Bulan, Ini Fakta Penting Menstruasi Remaja yang Sering Disalahpahami
-
Terbukti Bukan Asal Tren: Susu Flyon Direview dan Direkomendasikan Puluhan Dokter
-
Bukan Sekadar Main Kartu, Domino Kini Diakui sebagai Olahraga Pikiran
-
DBD Menular atau Tidak Lewat Sentuhan? Simak Fakta-faktanya
-
AI Masuk Dunia Wellness: Kursi Pijat Canggih Ini Bisa Baca Stres dan Sesuaikan Relaksasi
-
Penelitian Baru: Salinitas Air Minum Berkontribusi pada Risiko Hipertensi
-
Lawan PTM dari Rumah: Mengapa Kampanye Generasi Bersih Sehat Vital Bagi Masa Depan Kita?
-
Mengakhiri Ketergantungan Rujukan, Standar Lab Internasional Kini Tersedia Langsung di Makassar
-
Neuropati Perifer pada Diabetes Banyak Tak Terdeteksi, Pedoman Baru Dorong Peran Aktif Apoteker