Health / Konsultasi
Rabu, 21 Januari 2026 | 11:52 WIB
Mayapada Apollo Batam International Hospital (MABIH). (Dok. Ist)
Baca 10 detik
  • Kolaborasi Mayapada Healthcare dan Apollo Hospitals India diperkuat melalui pertemuan strategis di Batam dan Jakarta Januari 2026.
  • Fokus kerja sama adalah pengembangan Mayapada Apollo Batam International Hospital (MABIH) sebagai pusat penanganan kasus kompleks.
  • Kemitraan ini mengintegrasikan teknologi AI ProHealth dan meningkatkan kualitas SDM melalui pelatihan intensif di India.

Suara.com - Keinginan masyarakat Indonesia untuk mendapatkan layanan medis berstandar internasional tanpa harus melintasi batas negara kini semakin mendekati kenyataan.

Kolaborasi klinis antara Mayapada Healthcare (PT Sejahteraraya Anugrahjaya Tbk.) dan Apollo Hospitals India memasuki babak baru yang lebih matang melalui rangkaian pertemuan strategis di Batam dan Jakarta pada 7–9 Januari 2026.

Kerja sama lintas negara ini bukan sekadar kemitraan bisnis, melainkan langkah konkret untuk memperkuat kemandirian kesehatan nasional.

Fokus utamanya adalah pengembangan Mayapada Apollo Batam International Hospital (MABIH), rumah sakit internasional swasta pertama di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Batam, serta penguatan layanan di Mayapada Hospital Jakarta Selatan (MHJS).

Membawa Standar Global ke Tanah Air

Ketergantungan warga Indonesia pada layanan kesehatan di luar negeri sering kali dipicu oleh kebutuhan akan penanganan kasus kompleks dan teknologi medis terkini.

Menjawab tantangan ini, MABIH diproyeksikan menjadi pusat keunggulan untuk pengobatan kanker, penyakit jantung, hingga transplantasi organ dengan melibatkan kolaborasi dokter spesialis Indonesia dan internasional.

Navin Sonthalia, Presiden Direktur & CEO Mayapada Healthcare, menekankan bahwa integrasi teknologi dan standar klinis global adalah kunci.

"Rangkaian kunjungan Apollo Hospitals mencerminkan keseriusan bersama dalam membangun ekosistem layanan kesehatan berkelas dunia yang terintegrasi. Hadirnya MABIH bertujuan mengurangi ketergantungan masyarakat Indonesia pada layanan kesehatan di luar negeri, sekaligus membangun ekosistem medis yang berkelanjutan," ujar Navin.

Baca Juga: Menkes Minta Percepatan Perbaikan Rumah Nakes Terdampak Bencana di Sumatra: Biar Bisa Kerja Normal

Inovasi AI dan Penguatan Tenaga Medis

Selain infrastruktur, kolaborasi ini membawa teknologi ProHealth, sebuah sistem kesehatan preventif berbasis kecerdasan buatan (AI) milik Apollo Hospitals yang mampu memprediksi risiko penyakit tidak menular.

Tak hanya itu, peningkatan kualitas sumber daya manusia dilakukan melalui pelatihan intensif bagi perawat dan dokter Mayapada Hospital di India, mencakup layanan kegawatdaruratan dan perawatan kritis.

Jonathan Tahir, Presiden Komisaris Mayapada Healthcare, menambahkan bahwa transfer pengetahuan ini merupakan investasi jangka panjang.

Dengan menggabungkan infrastruktur lokal dan keahlian global Apollo, pasien di Indonesia diharapkan mendapatkan seamless care (perawatan yang berkesinambungan) yang setara dengan rumah sakit top dunia.

Menjadi Rujukan Internasional

Load More