Lifestyle / Komunitas
Rabu, 07 Januari 2026 | 15:19 WIB
Ilustrasi idul fitri (Pixabay/John1cse)

Suara.com - Menjelang bulan Ramadan, salah satu pertanyaan yang paling sering muncul di tengah masyarakat Muslim Indonesia adalah tentang tanggal pasti Hari Raya Idul Fitri.

Momen Idul Fitri selalu dinantikan karena menjadi simbol kemenangan setelah sebulan penuh menjalankan ibadah puasa, sekaligus waktu yang sarat dengan tradisi silaturahmi, mudik, dan kebersamaan keluarga. Tidak heran jika kepastian tanggal Idul Fitri menjadi hal penting, bukan hanya dari sisi ibadah, tetapi juga untuk keperluan perencanaan libur, perjalanan, dan kegiatan keluarga.

Di Indonesia, penetapan tanggal Idul Fitri kerap menjadi perhatian karena adanya perbedaan metode penentuan awal bulan Syawal. Pemerintah melalui Kementerian Agama dan organisasi Islam seperti Muhammadiyah memiliki pendekatan masing-masing dalam menentukan awal bulan Hijriah.

Perbedaan metode ini terkadang menghasilkan perbedaan tanggal Idul Fitri, meskipun tujuannya sama, yaitu memastikan pelaksanaan ibadah sesuai tuntunan syariat Islam.

ilustrasi Idul Fitri (pixabay.com/mohamed_hassan)

Untuk Idul Fitri tahun 2026, perbedaan prediksi kembali muncul antara versi pemerintah dan Muhammadiyah. Lalu, kapan sebenarnya Idul Fitri 2026 diperkirakan akan jatuh menurut masing-masing pihak? Simak inilah selengkapnya.

Prediksi Idul Fitri 2026 Versi Pemerintah

Pemerintah Indonesia sendiri belum menetapkan secara resmi tanggal Idul Fitri 2026 karena keputusan final baru akan diumumkan melalui sidang isbat menjelang akhir Ramadan.

Namun, berdasarkan kalender nasional dan perencanaan hari libur, Idul Fitri 1447 H diperkirakan jatuh pada Sabtu, 21 Maret 2026, dengan kemungkinan berlanjut hingga Minggu, 22 Maret 2026.

Pemerintah menggunakan metode rukyat hilal yang dikombinasikan dengan hisab. Artinya, perhitungan astronomi tetap menjadi acuan awal, tetapi hasilnya harus dikonfirmasi melalui pengamatan langsung hilal di berbagai wilayah Indonesia. Jika hilal terlihat sesuai kriteria yang ditetapkan, maka keesokan harinya ditetapkan sebagai awal Syawal.

Baca Juga: Pasal Penghinaan Pemerintah di KUHP Digugat ke MK, Mahasiswa Nilai Berpotensi Kriminalisasi Kritik

Karena bergantung pada hasil pengamatan di lapangan, keputusan pemerintah baru bisa dipastikan setelah sidang isbat dilaksanakan. Inilah sebabnya tanggal Idul Fitri versi pemerintah bersifat prediksi hingga pengumuman resmi dikeluarkan.

Prediksi Idul Fitri 2026 Versi Muhammadiyah

Berbeda dengan pemerintah, Muhammadiyah sendiri telah menetapkan tanggal 1 Ramadhan 2026 yang akan jatuh pada tanggal 18 Februari 2026.

Selain itu, Muhammadiyah juga sudah lebih awal menetapkan tanggal Idul Fitri 1447 Hijriah melalui maklumat resmi. Berdasarkan perhitungan kalender Hijriah yang mereka gunakan, Idul Fitri 2026 versi Muhammadiyah diprediksi jatuh pada Jumat, 20 Maret 2026.

Penetapan ini didasarkan pada metode hisab, yaitu perhitungan astronomi untuk menentukan posisi bulan. Dalam hal ini, Muhammadiyah menggunakan sistem kalender Hijriah global yang menetapkan awal bulan berdasarkan kriteria tertentu secara konsisten, tanpa menunggu hasil pengamatan langsung hilal di lapangan.

Dengan metode ini, awal Ramadan 1447 H diperkirakan dimulai pada pertengahan Februari 2026 dan berlangsung selama 30 hari, sehingga 1 Syawal jatuh pada 20 Maret 2026.

Load More