Suara.com - Sebuah penelitian terkini menunjukkan efek dari konsumsi karbohidrat secara berlebihan yang bisa memicu timbulnya gejala depresi.
Banyak orang tanpa sadar, mengonsumsi makanan tinggi karbohidrat macam nasi putih ataupun roti tawar dalam jumlah besar. Padahal menurut penelitian yang dipublikasikan dalam jurnal American Journal of Clinical Nutrition, kelebihan karbohidrat bisa mendorong munculnya stres dan khawatir berlebihan terutama bagi perempuan yang telah menopause.
Penelitian yang dipimpin James Gangwisch dari Columbia University Medical Center (CUMC) di New York ini melibatkan 70 ribu perempuan yang berpartisipasi dalam studi observasi US National Institute of Health's selama kurun 1994 hingga 1998.
Gangwisch mengatakan, konsumsi makanan mengandung karbohidrat memicu peningkatan kadar gula darah secara drastis. Akibatnya indeks glikemik tubuh pun meningkat disertai perubahan mood hingga gejala depresi. Oleh karena itu, Ia menyarankan agar seseorang mengonsumsi makanan apapun secara bijak dan tidak berlebihan.
"Sebaliknya, perbanyak konsumsi makanan seperti sayuran berserat, gandum, dan buah-buahan yang terbukti dapat menurunkan tingkat stres dan membuat suasana hati lebih baik," imbuh Gangwisch. (Zeenews)
Berita Terkait
-
Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem
-
Duel Karbo Lebaran: Ketupat vs Nasi, Siapa yang Paling Bikin Gula Darah Meroket?
-
Indomie Double Plus Nasi Adalah Cara Saya Menyiasati Kemiskinan
-
Menggali Manfaat Kentang, Kenali Potensi Nutrisi di Balik Sumber Karbohidrat Ini
-
Jamu Pahitan Jadi Alternatif Sehat, Redam Efek Makanan Tinggi Karbohidrat Saat Idul Adha
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!
-
Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens
-
Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?
-
Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak
-
Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh
-
Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi
-
Mata Merah dan Buram Tak Boleh Dianggap Sepele, Bisa Jadi Tanda Kerusakan Kornea
-
Kesehatan Penglihatan Tak Boleh Diabaikan, Ini Pentingnya Koreksi Refraksi yang Tepat
-
Perawatan Gigi Anak yang Nyaman, Bantu Si Kecil Tumbuh dengan Senyum Sehat dan Percaya Diri
-
Tren Sport Nutrition, Ini Peran Asupan Energi dalam Olahraga Endurance