Suara.com - Tanya:
Selamat siang, Dokter.
Salam kenal. Saya menanyakan tentang bahaya cacar air bagi ibu hamil dengan usia kehamilan 12 minggu 5 hari. Sang ibu belum pernah imunisasi cacar dan juga baru kali ini mengalami sakit cacar. Apakah pengobatan yang terbaik baik sang ibu dan janin, tanpa mengakibatkan hal yang fatal bagi si ibu dan janin tersebut. Mohon penjelasannya, terima kasih.
Yahya Budiman
Jawab:
Halo Yahya,
Chicken pox alias cacar air ini disebabkan oleh virus varicella zooster. Penyakit ini juga dapat menyerang siapa saja, mulai dari bayi, balita, sampai orang dewasa, dan bahkan ibu hamil.
Jika ibu hamil terjangkit cacar air, masing-masing trimester memiliki risikonya sendiri. Untuk kasus ini infeksi varisela berbahaya, khususnya usia 8-12 minggu karena saat itu merupakan pembentukan organ-organ janin.
Jika sedang hamil, ibu yang sedang hamil tidak boleh divaksinasi varisela. Vaksin cacar air adalah virus yang dilemahkan, jadi vaksin tersebut tidak boleh disuntikkan untuk ibu hamil, karena sama saja seperti infeksi.
Jika si ibu belum melindungi diri dengan vaksin varisela tapi sudah telanjur tertular cacar air saat hamil, saya menyarankan untuk segera konsultasi ke dokter spesialis kandungan agar mendapatkan penanganan segera, karena bukan tidak mungkin si ibu harus menjalani perawatan di rumah sakit.
Biasanya nanti si ibu hamil harus mendapatkan varicella zooster imunoglobulin (VZIG), berupa preparat yang mengandung antibodi yang dapat merangsang kekebalan tubuh terhadap virus ini.
Terima kasih, semoga membantu ya.
Dijawab oleh dr. Deffy Leksani Anggar Sari
Sumber: www.meetdoctor.com
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Motor Listrik Paling Kuat di Tanjakan 2026, Anti Ngeden dan Tetap Bertenaga
- Therese Halasa, Perempuan Palestina yang Tembak Benjamin Netanyahu
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- Sepeda Lipat Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Rekomendasi Terbaik untuk Gowes
Pilihan
-
Jambret Bersenjata di Halmahera Semarang: Residivis Kambuhan yang Tak Pernah Belajar
-
Regime Change! Kongres AS Usul Donald Trump dan Menteri Perang Dicopot Pekan Depan
-
Kebakaran di Gedung Satreskrim Polres Jakarta Barat, 13 Mobil Damkar Dikerahkan
-
90 Menit yang Menentukan! Trump Tak Jadi Pakai Senjata Nuklir ke Iran karena Ditekan?
-
Donald Trump Umumkan Gencatan Senjata Perang Iran Selama Dua Pekan
Terkini
-
Tes Genetik Makin Terjangkau, Indonesia Targetkan 200 Ribu Sequencing DNA untuk Deteksi Penyakit
-
Kenali Ragam Penyakit Ginjal dan Pilihan Pengobatan Terbaiknya
-
Solusi Membasmi Polusi Kekinian ala Panasonic
-
Gaya Hidup Modern Picu Asam Urat, Ini Solusi Alami yang Mulai Direkomendasikan
-
Memahami Autisme dari Dekat: Kenapa Dukungan Lingkungan Itu Penting untuk Anak ASD
-
17.500 Paket Gizi untuk Masa Depan: Langkah Konkret Melawan Stunting di Bekasi
-
Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran
-
Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit
-
Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata
-
Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia