Suara.com - Sayur, buah dan ikan dianggap sebagai makanan yang kaya nutrisi sehingga banyak disarankan untuk dikonsumsi demi kesehatan tubuh. Anggapan ini memang benar.
Namun ada beberapa makanan yang sebaiknya tidak dikonsumsi secara berlebihan, karena bisa memicu masalah baru bagi kesehatan.
Ingin tahu makanan dan minuman apa saja yang sebaiknya tak dikonsumsi secara berlebihan? Berikut beberapa di antaranya:
1. Wortel
Sayuran berwarna oranye ini dikenal sebagai sumber vitamin A. Namun mengonsumsi terlalu banyak wortel juga tak baik bagi tubuh. Pasalnya terlalu banyak mengasup beta-karoten bisa meningkatkan konsentrasi darah dan akhirnya mengubah warna kulit menjadi berwarna oranye.
2. Kopi
Ini merupakan kabar buruk bagi pecinta kopi. Pasalnya menenggak bercangkir-cangkir kopi dalam sehari bisa memicu masalah yang berhubungan dengan sistem saraf, insomnia, tremor otot dan membuat jantung berdebar lebih kencang. Oleh karena itu para ahli menganjurkan agar seseorang membatasi konsumsi kopi sebanyak 2 cangkir per hari.
3. Tuna
Ikan tuna memang dikenal sebagai ikan yang kaya akan omega 3. Sayangnya ikan tuna seringkali terkontaminasi methylmercury yang pada akhirnya memicu masalah pada tubuh. Zat kimia ini jika diserap oleh tubuh dapat menyebabkan gangguan penglihatan, gangguan sistem koordinasi dan mengganggu pertumbuhan anak-anak. Sebaiknya batasi konsumsi tuna sekali dalam seminggu.
4. Kayu manis
Kayu manis ternyata mengandung coumarin. Kandungan coumarin yang terlalu tinggi dapat memicu kanker. Studi menunjukkan bahwa kebutuhan kayu manis dalam sehari hanya sekitar 2 gram saja.
5. Belimbing
Buah belimbing memang menyegarkan dan dipercaya bisa menurunkan tekanan darah. Namun sebaiknya Anda tak mengonsumsinya dalam jumlah banyak karena dapat memicu gangguan ginjal.
6. Minyak ikan
Mengonsumsi minyak ikan secara berlebihan juga dapat menyebabkan darah menjadi encer. Hal ini terkait dengan kandungan asam omega 3 di dalamnya. Oleh karena itu batasi konsumsi minyak ikan secukupnya saja. (boldsky.com)
Tag
Berita Terkait
-
Nutri-Level di Kemasan Makanan: Apa Saja yang Perlu Diketahui Sebelum Memilih?
-
Detoks Alami Pasca-Lebaran: 5 Kombinasi Makanan Sehat agar Nutrisi Terserap Maksimal
-
5 Resep Makanan Sehat untuk Menurunkan Berat Badan Setelah Lebaran, Tinggal Sat Set!
-
Susu Kambing Etawa Indonesia Tembus Pameran Internasional: Etawanesia Unjuk Gigi di Expo Taiwan
-
Makanan Sehat vs Skincare: Mana yang Lebih Bikin Kulit Glow Up?
Terpopuler
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- Film Pesta Babi Bercerita tentang Apa? Ini Sinopsis dan Maknanya
- Bantah Kepung Rumah dan Sandera Anak Ahmad Bahar, GRIB Jaya: Kami Datang Persuasif Mau Tabayun!
- Koperasi Merah Putih Viral, Terekam Ambil Stok dari Gudang Indomaret
- Dompet Penarik Rejeki Warna Apa? Ini Pilihan agar Kamu Beruntung sesuai Shio dan Feng Shui
Pilihan
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
Terkini
-
Tak Cuma Gizi, Anak Juga Butuh Stimulasi Belajar agar Tumbuh Cerdas dan Tangguh
-
Viral Obat Keras Dijual Bebas di Minimarket Tanpa Konsultasi Apoteker Layaknya Apotek
-
Anak Sering Main Gadget? Periksa Mata Rutin Jadi Kunci Cegah Gangguan Penglihatan sejak Dini
-
Tuba Falopi Istri Diangkat, Program IVF Wujudkan Mimpi Aktor Rifky Alhabsyi Punya Anak
-
Waspada Penyakit Virus Ebola: Kenali Gejala Awal dan Langkah Pencegahannya
-
Studi Baru Temukan Mikroplastik di Udara Kota, Dua Pertiganya Berasal dari Sumber Tak Terduga
-
Ibu Hamil Rentan Cemas, Meditasi Disebut Bisa Bantu Jaga Kesehatan Mental
-
Apa Itu Patah Tulang Selangka? Cedera Ngeri Alex Marquez di MotoGP Catalunya 2026
-
Obat Diabetes dan Obesitas Bentuk Pil Makin Diminati, Pasien Dinilai Lebih Mau Berobat
-
Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus