Suara.com - Seorang bayi perenpuan di Dhaka, Bangladesh, terlahir dengan dua kepala. Sontak, berita kelahiran bayi tersebut menjadi sorotan banyak penduduk setempat yang ingin melihatnya.
Bayi perempuan mungil tersebut lahir melalui operasi Caesar di sebuah rumah sakit di Dhaka. Sang ayah, Jamal Mia, yang seorang buruh tani, tak bisa menjelaskan bagaimana perasaannya ketika melihat buah hatinya lahir dengan dua kepala.
"Dia memiliki dua kepala yang berfungsi dengan baik. Dia bisa makan dengan dua mulut dan bernapas dengan dua hidung. Saya bersyukur anak dan ibunya dalam keadaan baik-baik saja," ujarnya.
Namun Jamal tak menampik bahwa dirinya tentu membutuhkan biaya perawatan yang besar untuk bayi perempuannya itu. Bahkan hingga kini, bayi Jamal harus mendapat perawatan yang intensif karena mengalami kesulitan bernapas.
"Saya sedih karena dia terlahir dari keluarga miskin. Bahkan saya tak punya uang untuk mengobati ibunya," ujarnya.
Pemilik rumah sakit, Abu Kawsar mengatakan bahwa bayi tersebut memiliki organ yang normal layaknya bayi pada umumnya. Yang berbeda, bayi tersebut memiliki dua kepala.
"Organ vital dan organ-organ di tubuhnya hanya satu dan berfungsi layaknya bayi pada umumnya yang baru lahir," sambung Kawsar. (Daily Mail)
Berita Terkait
Terpopuler
- Catat Tanggalnya! Ribuan Warga Badui Bakal Turun Gunung Temui Gubernur Banten Bulan April
- 5 Rekomendasi Smartwatch yang Bisa Balas WhatsApp, Mulai Rp400 Ribuan
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- Donald Trump: Pangeran MBS Kini Mencium Pantat Saya
- 5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
Pilihan
-
Masyarakat Diminta Tak Resah, Mensesneg Prasetyo Hadi Tegaskan Harga BBM Belum Ada Kenaikan
-
Clara Shinta Minta Tolong, Nyawanya Terancam karena Suami Bawa Senjata Api
-
Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
-
Petir Bikin Duel Kepulauan Solomon vs Saint Kitts and Nevis di Stadion GBK Ditunda
-
Sesaat Lagi! Ini Link Live Streaming Timnas Indonesia vs Bulgaria
Terkini
-
Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin
-
Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak
-
Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026
-
Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS
-
Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat
-
Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem
-
Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil
-
Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya
-
2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik
-
Transformasi Digital di Rumah Sakit: Bagaimana AI dan Sistem Integrasi Digunakan untuk Pasien