Suara.com - Tidur berkualitas tak hanya baik untuk mengistirahatkan tubuh, tetapi juga bermanfaat bagi kesehatan. Ini dikarenakan selama tidur, tubuh mengalami regenerasi sel dan pengeluaran racun (detoksifikasi), yang tentu saja sangat bermanfaat bagi kesehatan.
Inilah yang menjadi alasan mengapa tidur lelap menjadi kunci penting dalam kesehatan. Namun untuk mendapatkan tidur yang berkualitas terkadang tak selalu mudah.
Bila seseorang tengah menghadapi masalah hidup atau stres, tentu akan sulit istirahat sehingga mengganggu waktu tidurnya. Sekalipun bisa tidur, biasanya orang yang masih memikirkan masalahnya itu tak bisa tidur nyenyak.
Alhasil, saat bangun tidur pun tubuh jadi tak segar dan masih merasa ngantuk. Bila kondisi ini sering terjadi maka Anda perlu berhati-hati, karena sering tidur tak nyenyak bisa memicu berbagai penyakit lho!
Ingin tahu, apa saja penyakit yang bisa muncul akibat tidur tak nyenyak/ berikut uraiannya seperti dilansir Boldsky.
1. Diabetes
Saat tidur tak nyenyak, tanpa disadari keinginan Anda untuk makan makanan yang manis akan meningkat. Ini dikarenakan Anda merasa bahwa makanan manis bisa mengobati fisik yang lelah. Nah, bila kebiasaan ini sering terjadi, maka Anda akan rentan terkena obesitas dan diabetes.
2. Osteoporosis
Tidur kurang dari 6 jam ternyata bisa menurunkan kepadatan tulang secara drastis lho! Akibatnya, tulang Anda pun jadi rapuh dan lemah sehingga rentan terkena osteoporosis.
3. Kanker
Penelitian menunjukkan tidur tak nyenyak bisa meningkatkan risiko kanker. Ini dikarenakan radikal bebas yang menjadi penyebab kanker tak dihilangkan dari tubuh secara efektif, karena Anda kurang tidur.
4. Serangan jantung dan stroke
Selama tidur, semua racun dikeluarkan dari tubuh dan organ tubuh yang lemah dikuatkan kembali. Itulah yang menjadi alasa mengapa Anda disarankan untuk langsung minum air putih setelah bangun tidur yang akan membantu proses pengeluaran racun.
Nah, saat Anda tidak bisa tidur lelap, proses ini tak berjalan dengan sempurna. Alhasil, Anda pun berisiko tinggi mengalami tekanan darah tinggi, serangan jantung, dan stroke.
5. Menurunnya memori
Kurang tidur bisa pula mempengaruhi kesehatan otak, terutama memori. Ini dikarenakan saat tidur, otak dan sel otak akan mengalami regenerasi. Tapi bila Anda kurang tidur, maka manfaat ini tidak bisa didapatkan.
6. Inkontinensia urin
Inkontinensia urin merupakan perasaan ingin buang air, tapi tidak dapat dilakukan. Penyebab dari keluhan ini biasanya karena tidur yang tidak nyenyak.
7. Gampang cemas
Tidur merupakan solusi utama untuk menurunkan stres dan perasaan mudah cemas. Namun bila tidur Anda terganggu, maka produksi kortisol (hormon stres) akan meningkat sehingga Anda jadi rentan stres.
8. Berat badan bertambah
Seperti yang telah dijelaskan bahwa orang yang kurang tidur akan mudah untuk ngemil makanan tak sehat seperti makanan manis. Makanan inilah yang menyebab berat badan bertambah secara drastis.
Berita Terkait
-
Urutan Merawat Kulit Wajah Sebelum Tidur: Rahasia Wajah Segar dan Bebas Jerawat
-
Jangan Cuma Ikut Tren! IDAI Ingatkan Bahaya Sleep Training Jika Ortu Malah Asyik Main Sosmed
-
Bahaya Mikroplastik di Kamar Tidur: Lakukan 7 Hal Ini Malam Ini Sebelum Terlambat!
-
15 Ucapan Selamat Tidur untuk Pacar Bahasa Inggris, Manis dan Romantis Bikin Baper
-
11 Alasan 'Menyesakkan' Mengapa Kamu Terlalu Sering Tidur dan Mudah Menangis
Terpopuler
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Pengakuan Lengkap Santriwati Korban Pencabulan Kiai Ashari di Lingkungan Pesantren Pati
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 5 HP Terbaru 2026 untuk Budget di Bawah Rp3 Juta, Ada yang Support 5G dan NFC
- 7 Sepatu Lari Lokal untuk Jalan Jauh dan Daily Run Mulai Rp100 Ribuan, Tak Kalah dari Hoka
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Dokter Penyakit Dalam Ingatkan Wabah Seperti Hantavirus Rentan pada Diabetes: Makanannya Gula!
-
Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman
-
Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?
-
Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?
-
Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial
-
Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?
-
Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak
-
Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa
-
Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak
-
Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?