Suara.com - Berjabat tangan atau bersalaman merupakan cara yang sopan untuk menyapa orang lain. Sayangnya kita tak begitu menyadari risiko berbahaya yang mengintai saat dua orang bersalaman.
Menurut penelitian, berjabat tangan dapat menyebarkan virus antara dua insan manusia. Bisa saja seseorang yang mulanya sehat menjadi terinfeksi penyakit karena penyebaran virus saat berjabat tangan.
Oleh karena itu sebaiknya Anda menghindari kontak fisik saat bersalaman. Meski bisa menimbulkan pandangan negatif, hal ini akan menyelamatkan Anda dari risiko tertular maupun menularkan virus penyebab penyakit.
Berikut lima risiko yang ditimbulkan dari kegiatan berjabat tangan, seperti dilansir Boldsky.
1. Tertular flu
Ketika bersin, seseorang akan menghindarkan penyebarannya dengan menutup mulut dan hidungnya menggunakan tangan. Kadang setelah itu kita bersalaman dengan orang lain sebelum mencucinya menggunakan sabun pembersih. Di sinilah virus flu yang Anda miliki bisa seketika berpindah ke tubuh orang lain saat bersalaman.
2. Batuk
Ketika Anda sedang mengalami kondisi batuk, hindarilah bersalaman dengan orang yang sehat. Begitupun sebaliknya, hindari bersalaman dengan orang yang sedang batuk untuk terhindar dari risiko penularan.
3. Penularan virus berbahaya
Sebaiknya Anda menghindar sementara waktu dari orang yang sedang mengidap penyakit cacar. Virus cacar begitu mudah menginfeksi orang-orang yang sehat dengan penularan melalui kontak fisik saat bersalaman.
4. Penyakit saluran cerna
Tangan yang kotor dapat menularkan berbagai infeksi seperti norovirus dan bakteri salmonella yang dapat menyebabkan muntah hingga diare.
5. Infeksi usus
Bersalaman juga dapat meningkatkan risiko penularan bakteri penyebab infeksi di usus. Oleh karena itu hindari bersalaman dengan orang yang tak menjalani hidup sehat demi terhindar dari berbagai risiko infeksi.
Tag
Berita Terkait
-
Virus Nipah Mengintai: Mengapa Kita Harus Waspada Meski Belum Ada Kasus di Indonesia?
-
Dharma Pongrekun: Virus Nipah Datang dengan Kepentingan!
-
Dharma Pongrekun Kritik Respons Pemerintah soal Virus Nipah: Hanya Mengikuti Alarm Global!
-
Dharma Pongrekun Soal Virus Nipah: Setiap Wabah Baru Selalu Datang dengan Kepentingan
-
Atasi Batuk Ringan hingga Napas Tidak Nyaman, Pendekatan Nutrisi Alami Kian Dipilih
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- 5 Rekomendasi Sepeda Lipat di Bawah 5 Juta yang Ringan dan Stylish, Mobilitas Semakin Nyaman
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Mendampingi Anak Gamer: Antara Batasan, Keamanan, dan Literasi Digital
-
Selamat Tinggal Ruam! Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Mengeksplorasi Tanpa Batasan Kenyamanan
-
Tantangan Penanganan Kanker di Indonesia: Edukasi, Akses, dan Deteksi Dini
-
Virus Nipah Mengintai: Mengapa Kita Harus Waspada Meski Belum Ada Kasus di Indonesia?
-
Transformasi Layanan Kesehatan Bawa Semarang jadi Kota Paling Berkelanjutan Ketiga se-Indonesia
-
Membangun Kebiasaan Sehat: Pentingnya Periksa Gigi Rutin bagi Seluruh Anggota Keluarga
-
Susu Kambing Etawa Indonesia Tembus Pameran Internasional: Etawanesia Unjuk Gigi di Expo Taiwan
-
Penanganan Penyintas Kanker Lansia Kini Fokus pada Kualitas Hidup, Bukan Sekadar Usia Panjang
-
Ini Rahasia Tubuh Tetap Bugar dan Kuat Menjalani Ramadan Optimal Tanpa Keluhan Tulang dan Sendi
-
Anak Sekolah Jadi Kelompok Rentan, Pemantauan Aktif Vaksinasi Dengue Diperluas di Palembang