Suara.com - Kanker merupakan penyakit tidak menular yang kini banyak diderita masyarakat. Penyebabnya antara lain gaya hidup tak sehat, konsumsi makanan berlemak dan karsinogenik, serta kebiasaan merokok dan kurangnya aktivitas fisik.
Percaya atau tidak, makanan yang Anda konsumsi sehari-hari ternyata berpotensi pula menyebabkan kanker. Oleh karena itu pastikan Anda membaca hingga selesai artikel ini untuk mengetahui makanan apa saja yang dapat memicu kanker seperti dilansir Foxnews.
1. Bir, Wine dan Alkohol
Tiga jenis minuman ini rasanya tak bisa dipisahkan dari gaya hidup masyarakat urban saat ini. Padahal, penelitian menyebutkan bahwa ketiga jenis minuman ini terkait langsung dengan risiko mengidap kanker leher, kanker hati, kanker usus, hingga kanker payudara.
Hasil studi menyebutkan bahwa selama proses pembotolan dan fermentasi ada kemungkinan beberapa bahan karsinogenik terlibat dan memicu kanker pada orang yang mengonsumsinya dalam jumlah berlebihan dalam jangka waktu yang lama.
2. Makanan Kaleng
Tak ada yang menyangkal bahwa makanan kaleng begitu lezat untuk dikonsumsi. Tapi tahukah Anda, bahwa dalam proses pembuatannya para produsen menambahkan bahan pengawet yang dapat memicu kanker dalam tubuh. Oleh karena itu pilih makanan sehat dan segar agar tubuh terhindar dari risiko kanker.
3. Ikan
Ikan selama ini diyakini sebagai makanan tinggi protein dan omega 3 yang bagus bagi otak.Sayangnya pencemaran air di laut turut mempengaruhi kelayakan ikan yang kita konsumsi. Banyak ikan yang terpapar logam, pestisida dan bahan kimia lainnya sehingga berisiko bagi kesehatan kita. Itulah sebabnya penting bagi kita untuk mengetahui asal makanan yang kita konsumsi agar terhindar dari risiko penyakit yang mengintai.
4. Gorengan
Gorengan merupakan salah satu cemilan yang sering dikonsumsi masyarakat Indonesia. Rasanya yang enak, gurih, dan krispi membuat siapapun tak tahan untuk melahapnya.
Tapi, tahukah Anda bahwa gorengan adalah salah satu makanan yang harus Anda hindari untuk terhindar dari risiko kanker. Pasalnya, penjaja gorengan kerap menggunakan minyak dengan kandungan lemak trans yang tinggi, karena penggunaan yang berulang. Jenis lemak ini dapat memicu peningkatan kolestrol dan memicu sel bermutasi yang mengakibatkan tumor dan kanker.
Tag
Berita Terkait
-
Menu Makanan Idul Adha yang Tinggi Kandungan Gula Meski Nggak Manis, Apa Saja?
-
Gelar Laga Cepak Bola, Yayasan Pita Kuning Wujudkan Impian Pasien Kanker Anak
-
Nyanyikan Lagu Nasional, Shanna Shannon Beri Semangat untuk Pejuang Kanker di Laga Cepak Bola 2026
-
Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien
-
7 Tips Membuat Gorengan Tetap Renyah Walau Sudah Dingin
Terpopuler
- 4 HP Terbaru 2026 Harga Rp2 Jutaan, Kamera Bagus dan Baterai Besar hingga 7000 mAh
- 3 Klub Pemain Timnas Indonesia Berhasil Raih Tiket Promosi Musim Ini
- Silsilah Keluarga Lim Xin Rui yang Resmi Jadi Menantu Hasto Kristiyanto
- HP Vivo yang Bagus Seri Apa? Ini Rekomendasi Seri X, V, dan Y Sesuai Kebutuhan
- 4 Rekomendasi Sampo Urang-Aring untuk Menghitamkan dan Menyuburkan Rambut
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
Terkini
-
Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien
-
Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia
-
Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif
-
Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19
-
Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?
-
Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai
-
Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien
-
Merasa Sehat Bisa Menipu, Cerita Iwet Ramadhan dan Dave Hendrik Jadi Peringatan Bahaya Hipertensi
-
Robekan Aorta Tingkatkan Risiko Kematian Tiap Jam, Layanan Terpadu Jadi Kunci Penyelamatan
-
Heboh Wanita Bekasi Tunjukkan Wajah Khas Gagal Ginjal, Waspadai Ciri-cirinya!