Suara.com - Dengan jadwal yang sangat sibuk setiap harinya, banyak dari kita yang tak lagi memiliki kesempatan untuk tidur siang. Padahal tidur siang tak membutuhkan durasi yang panjang layaknya istirahat malam.
Tapi, tahukah Anda bahwa tidur siang memiliki banyak manfaat bagi kesehatan? Penelitian ilmiah menemukan bahwa tidur siang dapat membantu menurunkan risiko penyakit jantung, peningkatan kadar gula darah hingga gangguan tiroid yang kini umum diderita banyak orang.
Bagaimana penjelasannya? Menurut peneliti, tidur siang antara pukul 13.00-16.00 selama 10-30 menit memiliki kekuatan terbesar untuk melindungi tubuh dari berbagai penyakit.
Justru, jika tidur siang dilakukan dalam jangka waktu yang lama, dapat membuat Anda mengembangkan inersia, atau perasaan grogi ketika bangun.
Begitu pula jika Anda tidur di atas pukul 16.00, hal ini akan berefek negatif pada tubuh, dimana Anda akan merasa sulit tidur pada malam hari sehingga metabolisme tubuh akan terganggu.
Tidur siang sendiri telah terbukti dapat meningkatkan memori otak, membantu memecahkan masalah hingga meningkatkan kemampuan belajar khususnya pada anak-anak usia sekolah.
Meluangkan waktu untuk tidur siang juga dapat meningkatkan suasana hati, menstabilkan kadar tekanan darah, kadar glukosa darah dan mencegah penyakit jantung. Selain itu tidur siang juga membantu mengelola tingkat stres dan mengontrol berat badan.
Dengan banyaknya manfaat yang bisa diperoleh dari tidur siang, beberapa perusahaan memiliki program tidur siang bagi karyawannya dengan durasi 10-30 menit. (Boldsky)
Berita Terkait
Terpopuler
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Penyebab BRImo Sempat Terkendala Pagi Ini, Kini Layanan Pulih Sepenuhnya
- 6 Smartwatch di Bawah Rp1 Juta, Fitur Premium untuk Aktivitas Sehari-hari
- Kata Anak Pinkan Mambo Usai Tahu Sang Ibu Ngamen di Jalan: Downgrade Semenjak Nikah Sama Suaminya
- Aksi Ngamen di Jalan Viral, Pinkan Mambo Ngaku Bertarif Fantastis Setara BLACKPINK
Pilihan
-
Akses Jalan Diblokir, Warga Kepung Pesantren Darul Istiqamah Maros
-
Brady Ebert Bekas Gitaris Turnstile Ditangkap Terkait Kasus Percobaan Pembunuhan
-
Tak Ganggu Umat Muslim, Pihak Yayasan Pastikan Rumah Doa Jemaat POUK Tesalonika Jauh dari Masjid
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
-
Diguncang Gempa M 7,6, Plafon Gereja Paroki Rumengkor Ambruk Jelang Ibadah Kamis Putih
Terkini
-
Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran
-
Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit
-
Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata
-
Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia
-
Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien
-
Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia
-
Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya
-
Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin
-
Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak
-
Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026