Suara.com - Pascamelahirkan tak sedikit perempuan yang panik jika payudaranya tak langsung mengeluarkan air susu ibu (ASI). Bahkan sebagian dari mereka merasa stres ketika buah hati menangis dan ASI belum juga keluar.
Saking putus asanya, memberikan susu formula menjadi pilihannya. Padahal selama enam bulan pertama kelahiran, anak berhak mendapatkan ASI yang mengandung nutrisi terlengkap dibandingkan jenis susu lainnya.
Menanggapi hal ini Pakar Laktasi, dr Fala Adinda mengatakan, perempuan tak perlu terlalu panik saat ASI tidak langsung keluar usai melahirkan.
"Karena hanya 1 berbanding 1000 ibu yang tidak memproduksi ASI, karena kelainan anatomis dan sebagainya. Jadi, termasuk kasus yang sangat jarang sehingga jangan langsung berpikir bahwa kita tidak bisa memproduksi ASI, karena tidak langsung keluar setelah persalinan," ujarnya pada temu media World Breastfeeding Week 2016 di Jakarta, belum lama ini.
Pikiran yang negatif ditambah stres, kata Fala, justru membuat tubuh sulit mengeluarkan hormon oksitosin yang berperan mengeluarkan ASI. Untuk itulah ia menganjurkan busui menjauhkan diri dari hal yang memicu stres dan tetap berpikir positif.
"Ibu harus tenang, kondisikan senyaman mungkin saat melahirkan. Yakin bahwa ASI akan keluar. Bayi yang baru lahir juga memiliki kemampuan bertahan hidup tanpa asupan apapun selama 72 jam," imbuhnya.
Dukungan suami dan orangtua, lanjut Fala, juga penting untuk menciptakan keyakinan dalam diri busui bisa memberikan ASI eksklusif kepada buah hatinya.
"Kasih sayang dari pasangan, orangtua dan keluarga besar bisa mendorong produksi hormon oksitosin yang membuat ASI mudah keluar," pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- Motor Baru Harley-Davidson Harga Cuma Rp40 Jutaan, Tenaga Setara Motor 250cc
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
- KPK Ungkap Dugaan Modus 'Pinjam Bendera' di Proyek Gedung Pemkab Lamongan Rp151 Miliar
Pilihan
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
Terkini
-
Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh
-
Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi
-
Kesehatan Penglihatan Tak Boleh Diabaikan, Ini Pentingnya Koreksi Refraksi yang Tepat
-
Tren Sport Nutrition, Ini Peran Asupan Energi dalam Olahraga Endurance
-
Notarace 2026 Siap Digelar, Ajang Lari yang Padukan Olahraga dan Wawasan Hukum
-
Rekomendasi Dokter Richard, Ini Solusi Praktis Redakan Wasir dengan Cara Alami
-
Kolesterol Tinggi Sering Tanpa Gejala, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini sejak Usia 20 Tahun
-
Dokter Bantah Mitos Obat Kolesterol dan Diabetes Rusak Ginjal, Ini Penjelasannya
-
Anak Sering Ruam atau Diare Setelah Minum Susu? Bisa Jadi Tanda Alergi Susu Sapi
-
Metoo Hadirkan Senyum di Tengah Mobilitas Jakarta lewat Aktivasi Interaktif di CSW