Suara.com - Memberikan ASI atau air susu ibu secara eksklusif tak hanya berguna bagi sang buah hati, tapi juga sang ibu. Pakar ASI dr Utami Roesli, SpA mengatakan ibu menyusui (busui) mendapatkan perlindungan dari risiko mengidap kanker payudara, karena ASI mengandung HAMLET (Human Alpha-lactalbumin Made Lethal to Tumour cells), yakni jenis protein yang dapat membunuh berbagai sel kanker.
"Jadi, kalau ibu menyusui hingga 2 tahun, maka HAMLET ini akan berada di payudara ibu selama itu, sehinga risiko untuk mengidap kanker payudara atau kanker indung telur menurun," ujar dia pada Pekan ASI Sedunia 2016 yang dihelat di Gedung Kemenkes, Jakarta, Sabtu (6/8/2016).
Selain itu, kata Utami, menyusui juga bisa menjadi alat kontrasepsi alami bagi sang ibu. Namun ada beberapa syarat yang harus dipenuhi, antara lain memberikan ASI mulai usia anak dibawah 6 bulan, belum haid kembali setelah melahirkan, dan memberikan ASI eksklusif pada anak.
"Apabila syarat tersebut terpenuhi, maka efektivitas ASI sebagai kontrasepsi alami mencapai 90 persen," imbuhnya.
Utami juga menyebut bahwa hampir semua makhluk mamalia yang menyusui menjadikannya sebagai alat kontrasepsi alami. "Jadi ini memang KB alamiah untuk semua makhluk mamalia, cuman manusia yang belum banyak mengetahuinya," pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
Pilihan
-
Dugaan Skandal PT Minna Padi Asset Manajemen dan Saham PADI, Kini Diperiksa Polisi
-
Epstein Gigih Dekati Vladimir Putin Selama Satu Dekade, Tawarkan Informasi 'Rahasia AS'
-
Bertemu Ulama, Prabowo Nyatakan Siap Keluar dari Board of Peace, Jika...
-
Bareskrim Tetapkan 5 Tersangka Dugaan Manipulasi Saham, Rp674 Miliar Aset Efek Diblokir
-
Siswa SD di NTT Akhiri Hidup karena Tak Mampu Beli Buku, Mendikdasmen: Kita Selidiki
Terkini
-
Jangan Abaikan Kelainan Refraksi, Deteksi Dini Menentukan Masa Depan Generasi
-
Toko Sociolla Pertama di Sorong, Lengkapi Kebutuhan Kecantikan di Indonesia Timur
-
Awali 2026, Lilla Perkuat Peran sebagai Trusted Mom's Companion
-
Era Baru Kesehatan Mata: Solusi Tepat Mulai dari Ruang Dokter Hingga Mendapatkan Kacamata Baru
-
Dokter Ungkap: Kreativitas MPASI Ternyata Kunci Atasi GTM, Perkenalkan Rasa Indonesia Sejak Dini
-
Solusi Bijak Agar Ibu Bekerja Bisa Tenang, Tanpa Harus Mengorbankan Kualitas Pengasuhan Anak
-
Dokter Saraf Ungkap Bahaya Penyalahgunaan Gas Tawa N2O pada Whip Pink: Ganggu Fungsi Otak!
-
Tidak Semua Orang Cocok di Gym Umum, Ini Tips untuk Olahraga Bagi 'Introvert'
-
Dehidrasi Ringan Bisa Berakibat Serius, Kenali Tanda dan Solusinya
-
Indonesia Masih Kekurangan Ahli Gizi, Anemia hingga Obesitas Masih Jadi PR Besar