Suara.com - Ketika sistem kekebalan tubuh bergulat dengan penyakit, maka banyak energi keluar dari tubuh Anda. Itu sebabnya kelelahan tak bisa dianggap enteng.
Dokter Roxanne Sukol dari Cleveland Clinic mengatakan bahwa hampir semua penyakit ditandai dengan kelelahan. Namun tak sedikit yang meremehkan rasa lelah, karena dianggap akan sirna dengan sendirinya.
"Orang-orang meremehkan efek stres terhadap kesehatannya. Padahal stres membuat seseorang kelelahan, karena imun bekerja melawan penyakit," ujarnya.
Untuk itu, Sukol mengingatkan bahwa ada beberapa penyakit yang ditandai dengan kelelahan seperti dikutip laman Prevention.
1. Anemia
Anemia adalah suatu kondisi di mana darah tidak memiliki sel-sel darah merah yang cukup untuk membawa oksigen. Sukol mengatakan, ada banyak jenis anemia, yang semuanya ditandai dengan kelelahan. Selain kelehan, anemia, lanjut dia juga disertai dengan kulit pucat, kuku rapuh, dan sakit kepala.
2. Diabetes
Selain ditandai dengan rasa haus yang berlebihan dan sering buang air kecil, kelelahan juga merupakan salah satu gejala pertama dari diabetes. Kelelahan terjadi ketika tubuh sedang berjuang untuk mengelola jumlah glukosa dalam darah.
3. Depresi
Depresi adalah gangguan otak yang dapat mengakibatkan suasana hati menjadi kacau dan kelelahan yang berat. Kelelahan yang berhubungan dengan depresi dapat membuat orang kehilangan gairah untuk melakukan tugas sehari-hari. Kesedihan mendalam, kehilangan nafsu makan, dan kesulitan konsentrasi merupakan gejala penyertanya.
4. Infeksi jantung
Infeksi atau peradangan pada jantung berasal dari bakteri dalam darah yang melekat pada lapisan dalam jantung. Biasanya kondisi ini lebih rentan dialami orang yang pernah mengalami kerusakan jantung atau yang memiliki katup jantung buatan. Demam dan menggigil juga gejala umum dari infeksi jantung ini.
5. Sleep apnea
Terblokirnya saluran pernapasan saat tidur membuat seseorang kesulitan bernapas dan tidur pun tak nyenyak sepanjang malam. Akibatnya kelelahan mendera di siang harinya. Jadi jangan remehkan kelelahan karena berdampak pada kondisi kesehatan Anda.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
Terkini
-
Mengenal Ultra Low Contrast PCI, Pendekatan Tindakan Jantung yang Lebih Ramah Ginjal
-
Bukan Sekadar Timbangan: Mengapa Obesitas Resmi Jadi Penyakit Kronis di 2026?
-
Bayi Sering Gumoh? Umumnya Normal, Tapi Wajib Kenali Tanda Bahaya GERD
-
Melawan Angka Kematian Kanker yang Tinggi: Solusi Lokal untuk Akses Terapi yang Merata
-
Atasi Batuk Ringan hingga Napas Tidak Nyaman, Pendekatan Nutrisi Alami Kian Dipilih
-
Jangan Abaikan Kelainan Refraksi, Deteksi Dini Menentukan Masa Depan Generasi
-
Toko Sociolla Pertama di Sorong, Lengkapi Kebutuhan Kecantikan di Indonesia Timur
-
Awali 2026, Lilla Perkuat Peran sebagai Trusted Mom's Companion
-
Era Baru Kesehatan Mata: Solusi Tepat Mulai dari Ruang Dokter Hingga Mendapatkan Kacamata Baru
-
Dokter Ungkap: Kreativitas MPASI Ternyata Kunci Atasi GTM, Perkenalkan Rasa Indonesia Sejak Dini