Suara.com - Tanya:
Selamat siang Dokter,
Saat ini saya sedang hamil di usia kandungan 6 bulan. Kemarin saya iseng beli test pack dan di test urine saya, tapi hasilnya negatif, kok bisa begitu ya, Dok? Padahal setiap saat janin saya ini aktif suka nendang-nendang, dan saya pun tidak ada keluhan yang membahayakan janin selama masa kehamilan, paling hanya keputihan biasa saja. Mohon penjelasannya, Dok. Terima kasih.
IH
Jawab:
Selamat siang Saudari IH,
Prinsip pemeriksaan test pack adalah kadar hcg dalam urine. hCG adalah Human Chorionic Gonadotropin, hormon yang dihasilkan oleh jaringan plasenta yang sedang berkembang sesaat setelah terjadi pembuahan.
Dalam kehamilan yang normal, hCG muncul dalam urine dan konsentrasinya meningkat dengan cepat, inilah yang dipakai untuk deteksi kehamilan dini.
Ketika perempuan hamil, maka hari pertama telat haid, kadar hCG bisa mencapai 100mIU/ml dan akan mencapai puncaknya hingga 8 minggu setelah haid terakhir lalu menurun di waktu berikutnya.
Penggunaan test pack dianjurkan tak hanya sekali. Ada beberapa hal yang dapat menyebabkan negatif palsu, seperti pemakaian yang tidak tepat (tidak menggunakan urin pagi), penyimpanan alat yang tidak tepat, atau memang kualitas alat yang kurang baik.
Kesimpulannya, kalau menginginkan hasil akurat, Anda bisa menjalani tes darah ataupun pemeriksaan USG. Tes darah di laboratorium bisa mendeteksi kadar hormon HcG.
Tes ini umumnya lebih efektif karena bisa mendeteksi kadar HcG yang rendah, sekitar 20-30/mµ.
Demikian penjelasan yang dapat disampaikan, semoga membantu. Terima kasih.
Dijawab oleh: dr. Kurnia Maidarmi Handayani
Sumber: https://meetdoctor.com/
Berita Terkait
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Harga Adidas Adizero Termurah Tipe Apa Saja? Ini 5 Varian Terbaiknya
- 7 Rekomendasi Parfum Lokal Tahan Lama dengan Wangi Musky
Pilihan
-
Buntut Polemik Suket Pendidikan Gibran, Subhan Palal Juga Gugat Pimpinan DPR-MPR
-
Tok! Eks Sekretaris MA Nurhadi Divonis 5 Tahun Penjara dan Wajib Bayar Uang Pengganti Rp137 Miliar
-
Aksi Tenang Nenek Beruban Curi TV 30 Inci di Jatinegara Viral, Korban Tak Tega Lapor Polisi
-
Panglima TNI: Tiga Prajurit yang Gugur di Lebanon Terima Santunan Miliaran dan Pangkat Anumerta
-
Swasta Diimbau Ikut WFH, Tak Ada Sanksi Menanti
Terkini
-
Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia
-
Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien
-
Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia
-
Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya
-
Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin
-
Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak
-
Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026
-
Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS
-
Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat
-
Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem