Suara.com - Tanya:
Selamat malam Dokter,
Saya perempuan yang sudah 5 bulan menikah. Bulan kedua pernikahan, vagina saya iritasi. Kondisinya sempat luka dan bernanah.
Ketika saya konsultasi ke bidan, saya didiagnosa mengalami honeymoon cycitis. Ketika luka di vagina saya telah mengering dan tidak sakit lagi, suami saya bilang jika lubang vagina saya berubah bentuknya.
Bagian kulit yang pernah luka (bernanah) menempel sehingga lubang vagina saya jadi lebih kecil. Namun saya masih bisa buang air kecil, Dok.
Yang saya tanyakan apakah vagina saya dengan kondisi tersebut berbahaya? Ataukah perlu penanganan khusus? Saya belum pernah berhubungan intim lagi semenjak suami saya menemukan keanehan tersebut. Mohon bantuannya. Terima kasih.
SA
Jawab:
Selamat malam Saudari SA,
Honeymoon Cytitis adalah suatu peradangan saluran kemih bagian bawah yang biasanya terjadi pada saat bulan madu. Gangguan ini lebih sering dialami oleh pasangan muda yang baru saja menikah.
Peradangan pada kandung kemih tersebut biasanya terjadi saat melakukan hubungan intim, di mana bakteri dari saluran kelamin dan anus terdorong ke saluran kemih. Perempuan biasanya lebih rentan terkena penyakit ini dibandingkan laki-laki.
Gejala yang ditimbulkan oleh Honeymoon Cytitis di antaranya, rasa seperti terbakar dan rasa nyeri saat buang air kecil, frekuensi buang air kecil meningkat atau menjadi sering, urine berwarna keruh atau merah dan rasa nyeri di bagian atas tulang pubis (tempat tumbuhnya rambut kemaluan) hingga sangat mengganggu dan menghambat Anda dalam berhubungan intim dengan pasangan.
Jika ada luka pada vagina dan perlengketan yang suami Anda maksud sebaiknya diperiksakan secara langsung pada dokter spesialis kebidanan atau kulit dan kelamin.
Demikian penjelasan yang dapat disampaikan, semoga membantu. Terima kasih.
Dijawab oleh: dr. Shabrina Izzati
Sumber: https://meetdoctor.com
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif
-
El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?
-
Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis
-
WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global
-
Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental
-
Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!
-
Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens
-
Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?
-
Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak
-
Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh