Suara.com - Kanker merupakan penyakit yang sulit disembuhkan dan salah satu penyebab kematian utama di seluruh dunia.
Penelitian 2012 membuktikan bahwa setiap tahunnya sebanyak 8,2 juta orang meninggal dunia akibat kanker dan jumlahnya setiap tahun semakin meningkat. Oleh karena itulah diperlukan pemahaman bahwa banyak sekali hal yang bisa memicu kanker, bahkan dari hal-hal sederhana yang sering Anda gunakan atau lakukan sehari-hari.
Apa saja kebiasaan yang sering orang lakukan, dan tanpa disadari kebiasaan tersebut justru bisa memicu kanker? Berikut uraian yang dihimpun oleh Meet Doctor setelah ditinjau oleh dr. Jezzy Reisya.
1. Memakai Kosmetik yang Tidak Aman
Kosmetik yang mengandung bahan kimia dapat meningkatkan risiko seseorang mengidap penyakit kanker. Bahan-bahan yang terkandung dalam kosmetik seperti methylparaben, toluene, dan octinoxate dapat diserap kulit dan sulit untuk disaring hingga mampu menyebabkan kanker payudara, kanker kulit, dan kanker darah. Untuk mencegahnya, sangat disarankan untuk selalu membersihkan diri dari kosmetik, mengecek bahan-bahan yang terkandung dalam kosmetik, merawat wajah dengan bahan-bahan alami, dan hindari penggunaan kosmetik bagi Anda yang memiliki kulit sensitif.
2. Mengonsumsi alkohol
Menurut American Cancer Society, semakin banyak atau sering seseorang mengonsumsi alkohol, maka semakin tinggi pula risiko mereka terkena kanker hati, prostat, pankreas, usus, dan payudara. Senyawa yang terdapat dalam alkohol mampu merusak jaringan mulut, tenggorokan, hati, serta DNA dalam jaringan inti. Seseorang yang minum lebih dari 50 gram alkohol per hari nyatanya berisiko 4-7 kali lebih besar terkena kanker ketimbang mereka yang tidak minum.
3. Penggunaan tabir surya yang salah
Salah satu cara mencegah kanker kulit adalah dengan menggunakan tabir surya secara benar. Kebanyakan orang mengabaikan cara menggunakan tabir surya yakni setiap dua jam sekali, terutama saat kulit Anda harus bertemu sinar matahari dalam jangka waktu yang panjang. Berdasarkan informasi dari Skin Care Foundation, tabir surya bekerja paling baik bila diterapkan 30 menit sebelum Anda berada di bawah sinar matahari agar mampu memberikan cukup waktu untuk sepenuhnya mengikat, melembapkan, sekaligus menjaga kulit.
4. Kurang tidur
Tidur atau beristirahat cukup merupakan kunci untama kesehatan Anda. Namun, jika kebiasaan tidur Anda buruk, maka bukan sehat tetapi penyakit kanker yang akan mengancam Anda. Kebiasaan bekerja di malam hari dan tidur tak teratur akan meningkatkan risiko kanker sebesar 27 persen. Sementara orang yang tidak tidur siang akan dua kali lipat memiliki risiko kanker ketimbang orang yang sempat beristirahat selama 30 menit di siang hari. Maka, jangan lupakan untuk beristirahat selama 6-8 jam perhari.
5. Menghirup udara kotor
Anda yang melakukan pekerja terutama pada kota-kota besar, tidak mudah untuk menghindari paparan debu, asap knalpot, atau udara kotor. Udara kotor tersebut rentan untuk membuat Anda terkena kanker paru-paru. Untuk mengatasi atau mencegahnya, gunakan masker saat berada di luar rumah dan ganti masker minimal satu hari sekali.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP realme dengan Chipset Snapdragon dan RAM 8 GB Termurah Juni 2026
- HP Rp1,5 Jutaan yang Bagus Merek Apa? Ini 5 Rekomendasi Terbaik David GadgetIn
- 5 Kulkas 1 Pintu Anti Bunga Es dan Hemat Listrik, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Tok! Panja DPR Sepakati RUU Polri: Usia Pensiun Bintara 59 Tahun, Perwira 60 Tahun
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
Pilihan
-
Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
-
Namanya Terseret Isu Dugaan Korupsi BGN, Yahya Golkar: Semua Anggota Komisi IX DPR Tak Terlibat!
-
Perhatian! Harga Pertamax Naik Jadi Rp 16.250/Liter
-
Susunan Pemain Timnas Indonesia vs Mozambik di FIFA Matchday Malam Ini
-
Menkes Budi Gunadi Sadikin Susul Chatib Basri dan Luhut ke Istana
Terkini
-
Quinn Salman Selalu Sempatkan Waktu Bermain Bersama Keluarga, Ternyata Manfaatnya Bagus Banget?
-
Mobilitas Tinggi Bikin Kulit Lebih Rentan Terpapar Kuman, Kapan Perlu Antiseptik?
-
Ancaman Tak Terlihat bagi Lingkungan Perairan: Residu Antidepresan Meningkat di Sungai
-
Layanan Ortopedi Dalam Negeri Kian Dekat dengan Standar Internasional
-
Pengembangan Vaksin Dalam Negeri Kian Maju, Perlindungan terhadap HPV Jadi Fokus
-
Mikroplastik Ada di Makanan, Minuman, hingga Udara: Seberapa Besar Risikonya bagi Kesehatan?
-
Memilih Susu Anak Tak Cukup Lihat Kandungan DHA, Orang Tua Perlu Cermati Komposisi Utamanya
-
Pencernaan Sehat Jadi Kunci Anak Aktif, Lahap Makan, dan Tidur Nyenyak
-
Stop Anggap Lemak Itu Jahat! Ini Alasan Mengapa Anak Justru Wajib Mengonsumsinya
-
Etawanesia dan Etawalin: Rekomendasi Susu Kambing Etawa Unggulan, Paling Diminati 2 Tahun Terakhir