Suara.com - Lebih baik jangan gunakan lagi panci alumunium untuk memasak. Menurut penelitian, panci masak terbuat dari alumunium bisa berdampak buruk bagi otak anak.
Hal ini berdasar pada sebuah studi terkini, di mana peneliti menemukan paparan kadmium pada panci alumunium. Kadmium bisa jadi racun dalam tubuh hingga merusak otak dan ginjal.
Sedangkan paparan timbal terhadap anak-anak dikaitkan dengan kerusakan otak, keterbelakangan mental dan berbagai efek kesehatan lainnya.
Peneliti menekankan, penggunaan panci alumunium berlangsung dalam kurun waktu yang lama dan tak pernah disadari efek negatifnya oleh masyarakat.
"Paparan kadmium dari penggunaan panci saat memasak secara signifikan mengurangi IQ dan kinerja anak-anak saat sekolah dan berkontribusi pada jutaan kematian akibat penyakit kardiovaskular," ujar peneliti utama Jeffrey Widenhamer dari Ashland University.
Untuk mendapatkan temuan ini peneliti menguji sampel dari panci alumunium yang dibuat dari 10 negara berkembang. Mereka menemukan bahwa lebih dari sepertiga panci alumunium juga mengandung timbal dan kadmium yang berbahaya bagi kesehatan.
Bahkan peneliti juga menemukan paparan alumunium yang rata-rata enam kali lebih besar dari pedoman yang ditetapkan WHO.
"Paparan timbal dari peralatan masak alumunium murah memiliki potensi mempengaruhi kesehatan masyarakat terutama anak-anak, daripada penggunaan cat yang juga mengandung timbal," tambah Perry Gottesfeld rekan peneliti.
Sebelumnya pada tahun 1970, tim peneliti Kanada menemukan hubungan antara paparan aluminium dalam mengembangkan penyakit Alzheimer.
Baca Juga: Hati-hati, Makanan Sehat Ini Bisa Berubah Jadi Racun
(Zeenews)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Aksi Ngamen di Jalan Viral, Pinkan Mambo Ngaku Bertarif Fantastis Setara BLACKPINK
- Penyebab BRImo Sempat Terkendala Pagi Ini, Kini Layanan Pulih Sepenuhnya
- 6 Smartwatch di Bawah Rp1 Juta, Fitur Premium untuk Aktivitas Sehari-hari
- Kata Anak Pinkan Mambo Usai Tahu Sang Ibu Ngamen di Jalan: Downgrade Semenjak Nikah Sama Suaminya
Pilihan
-
Akses Jalan Diblokir, Warga Kepung Pesantren Darul Istiqamah Maros
-
Brady Ebert Bekas Gitaris Turnstile Ditangkap Terkait Kasus Percobaan Pembunuhan
-
Tak Ganggu Umat Muslim, Pihak Yayasan Pastikan Rumah Doa Jemaat POUK Tesalonika Jauh dari Masjid
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
-
Diguncang Gempa M 7,6, Plafon Gereja Paroki Rumengkor Ambruk Jelang Ibadah Kamis Putih
Terkini
-
Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran
-
Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit
-
Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata
-
Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia
-
Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien
-
Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia
-
Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya
-
Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin
-
Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak
-
Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026