Suara.com - Masih segar dalam ingatan, pada awal tahun lalu warga Banten sempat dicekam demam berdarah hingga pemerintah daerah harus menyatakan bahwa wilayah tersebut dalam kondisi darurat. Seperti Jakarta, jumlah pasien DBD di wilayah tersebut juga meningkat dua kali lipat dari tahun sebelumnya.
Apakah serangan demam berdarah akan kembali terjadi pada awal tahun ini di tengah curah hujan yang tinggi? “Berbeda dengan beragam kasus DBD beberapa tahun silam yang hanya muncul di musim hujan, penyakit ini kini muncul sepanjang tahun di berbagai wilayah Indonesia. Bahkan tanda bintik merah dan demam tinggi sudah tidak bisa lagi dijadikan acuan untuk mengidentifikasi gejala DBD,” ujar dr Stephanie Patricia, dari Medi-call Indonesia, aplikasi layanan kesehatan on-demand terkemuka di Indonesia.
Karena itu, masyarakat harus ekstra waspada terhadap gejala yang timbul dan mengambil langkah cepat bila terkena demam berdarah. “Jika terlambat ditangani, pasien bisa mengalami kebocoran plasma dan perdarahan saluran cerna hingga mengakibatkan kematian,” ujarnya.
Namun masyarakat di kota besar bisa cukup lega dengan kehadiran vaksin DBD, Dengvaxia, yang telah beredar sejak akhir tahun lalu. Lebih hebat lagi, vaksin yang hanya dapat diuji efektivitasnya oleh pasien berusia 9-15 tahun ini bisa dilakukan di rumah, karena vaksin ini telah tersedia di sejumlah apotik ternama, seperti K-24 yang buka selama 24 jam, sehingga dokter dapat memperoleh vaksin dengan mudah.
“Pasien pun dapat memanggil dokter ke rumah untuk melakukan vaksinasi melalui aplikasi berbasis Android, Medi-call. Aplikasi berbasis lokasi ini akan menemukan dokter yang paling dekat dengan lokasi pasien sehingga mereka bisa mendapat layanan kesehatan lebih cepat. Jadi pasien tak harus khawatir macet atau mengganggu aktivitas di rumah seperti biasa,” ujarnya.
Sejak diluncurkan akhir tahun lalu, Medi-call juga telah dipercaya para dokter di Bali agar mereka dapat melayani pasien lebih cepat. Tak hanya warga Bali, para wisatawan juga kerap memanfaatkan aplikasi yang dianggap penting ini agar dapat mendapat layanan kesehatan dengan segera di mana saja.
Pada Februari 2017, aplikasi yang dilahirkan oleh para dokter Indonesia ini akan segera diluncurkan di Jakarta, dan tersedia di iOS App Store dalam waktu dekat.
Menurut dr Stephanie, vaksin DBD di luar negeri sebenarnya sudah tersedia untuk pasien segala usia.
“Di Indonesia, vaksin DBD untuk usia di luar 9-18 tahun saat ini sedang dalam proses registrasi dan administrasi pada Badan Pengelolaan Obat dan Makanan (BPOM) dan kita harapkan bisa segera tersedia tahun ini. Dengan demikian, penyakit DBD bisa dicegah dan tidak lagi menakutkan bagi masyarakat,” tambahnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!
-
Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens
-
Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?
-
Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak
-
Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh
-
Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi
-
Mata Merah dan Buram Tak Boleh Dianggap Sepele, Bisa Jadi Tanda Kerusakan Kornea
-
Kesehatan Penglihatan Tak Boleh Diabaikan, Ini Pentingnya Koreksi Refraksi yang Tepat
-
Perawatan Gigi Anak yang Nyaman, Bantu Si Kecil Tumbuh dengan Senyum Sehat dan Percaya Diri
-
Tren Sport Nutrition, Ini Peran Asupan Energi dalam Olahraga Endurance