Suara.com - Memiliki hubungan interpersonal dengan alam, akan sangat baik bagi pikiran dan tubuh. Secara umum, dekat dengan alam juga akan memberikan kesejahteraan bagi tubuh.
Tak heran jika menghabiskan waktu di luar ruangan yang rindang dengan pepohonan, merupakan salah satu teknik relaksasi yang dilakukan banyak orang di seluruh dunia untuk menghilangkan stres dengan berjalan di tengah-tengah kehijauan dibanding pergi ke gym.
Sebuah studi, bagaimanapun, telah menyarankan jika alam merupakan hal terbaik untuk orang yang sudah tua. Sesuai penelitian, berjalan-jalan di hutan dan ruang hijau cenderung memicu perubahan dalam tingkat kegembiraan, keterlibatan dan frustrasi dalam otak orang-orang lanjut usia yang tinggal di daerah perkotaan.
Temuan memiliki implikasi penting untuk para arsitek maupun perencana dan profesional kesehatan sebagai penawaran bagi bagi dunia dengan populasi yang menua.
"Ruang hijau perkotaan memiliki peran bermain dalam memberikan kontribusi terhadap lingkungan kota yang mendukung orang tua melalui stres yang disebabkan oleh segala macam aturan," ucap mahasiswa riset di University of York, Chris Neale dalam International Journal of Environmental Research and Public Health.
Untuk penelitian ini, tim merekrut delapan relawan berusia di atas 65 tahun dan memberi mereka satu set mobile electroencephalography (EEG) di kepala, guna merekam aktivitas otak ketika berjalan melalui ruang-ruang perkotaan yang sibuk dan hijau.
Studi ini mengungkapkan bahwa peserta mengalami efek menguntungkan dari ruang hijau yang terasa menenangkan.
"Kami telah menunjukkan bahwa daerah ini (ruang hijau) penting untuk kesehatan masyarakat. Akses ke ruang hijau juga relatif murah dan bisa menjadi pilihan untuk meningkatkan mental kesejahteraan dari orang tua," kata Neale. [Zeenews]
Baca Juga: Tamagotchi "Hidup Kembali"
Berita Terkait
Terpopuler
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Warga Kayumanis Bogor Tolak PSEL
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
- 5 HP Baru 2026 Memori Besar dan Baterai Badak untuk Multitasking, Harga Rp2 Jutaan
- 5 Moisturizer Mengandung SPF untuk Pagi Hari, Melembapkan dan Mencerahkan Kulit
Pilihan
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
Terkini
-
Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining
-
Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem
-
Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua
-
Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?
-
Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak
-
Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan
-
Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern
-
Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian
-
Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI
-
Mengapa Lupus Lebih Banyak Menyerang Wanita?