Suara.com - Seorang bocah perempuan di Colorado, Amerika Serikat ditangkap polisi pada akhir pekan lalu karena diduga telah dua kali berusaha meracuni ibunya sendiri. Anak berusia 12 tahun itu berbuat nekat karena sang ibu mengambil iPhone miliknya.
Menurut Sheriff wilayah Boulder, Colorado, Heidi Prentup, gadis itu sudah dua kali berusaha membunuh ibunya menggunakan cairan pemutih pakaian. Dua percobaan pembunuhan itu berlangsung dalam satu pekan pada Maret ini.
Pada 2 Maret lalu anak itu menuangkan cairan pemutih ke menu sarapan ibunya, demikian beber Prentup.
"Sang ibu mencium bau cairan pemutih dalam jusnya dan mengira bahwa puterinya belum benar-benar membilas gelas yang digunakan untuk menyuguhkan minuman tersebut," jelas Prentup.
Akibat meminum jus itu sang ibu, yang namanya tak diungkap ke publik oleh polisi, dirawat di sebuah rumah sakit lokal.
Empat hari kemudian, kejadian yang sama berulang. Kali ini cairan pemutih pakaian dituangkan ke dalam gelas kaca yang biasa digunakan sang ibu untuk minum. Gelas itu biasanya disimpan di dalam kamar sang ibu.
Tetapi kali ini sang ibu langsung curiga saat mencium bau pemutih dan langsung menanyai puterinya.
"Ketika itulah dia mengetahui bahwa puterinya telah berencana untuk membunuhnya karena ia mengambil ponsel anak itu," kata polisi.
Prentup mengatakan bahwa sang ibu kemudian melaporkan puterinya sendiri ke polisi dan anak itu kemudian ditahan. Ia kini dipenjara di fasilitas pembinaan remaja dan menunggu untuk disidang di pengadilan. (Reuters)
Berita Terkait
-
iPhone Fold Dirumorkan Mirip iPad, Apple Siapkan Desain Paling Nyeleneh Sepanjang Sejarah iPhone
-
KUIS: iPhone Seri Berapa yang Layak Dibeli Sesuai Gajimu?
-
5 HP Murah Mirip iPhone Terbaru: Gaya Mewah Boba 3 Mulai Rp900 Ribuan!
-
3 Pilihan HP Xiaomi dengan Kamera Terbaik Melebihi iPhone, Harga Mulai Rp3 Jutaan!
-
Budget 3 Juta, Mending Beli HP iPhone atau Samsung? Ini Pilihannya
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Airlangga Girang, Modal Asing Mulai 'Mudik' ke Saham RI
-
'Mama Jangan Menangis' Surat Terakhir Siswa SD di NTT Sebelum Akhiri Hidup karena Tak Bisa Beli Buku
-
Isi Proposal OJK dan BEI ke MSCI: Janji Ungkap Penerima Manfaat Akhir Saham RI
-
MSCI Buka Suara Usai Diskusi dengan BEI, OJK dan KSEI Perihal IHSG
-
IHSG 'Kebakaran' di Awal Februari, Menkeu Purbaya: Ada Faktor Ketidakpastian!
Terkini
-
Pakar Hukum Pidana Nilai Kotak Pandora Kasus-kasus Korupsi Bakal Terbuka Jika Riza Chalid Tertangkap
-
Siswa SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku, DPR: Ini Alarm Keras, Negara Harus Hadir
-
Sebut Cuma Kebetulan Lagi Makan Soto, Kodam Diponegoro Bantah Kirim Intel Pantau Anies
-
KPK Siap Hadapi Praperadilan Ulang Paulus Tannos, Buronan e-KTP yang Nekat Ganti Identitas
-
Indonesia Jadi Penjual Rokok Terbanyak ASEAN, Dokter Paru Ingatkan Dampak Serius Bagi Kesehatan
-
Polda Metro Jaya Klarifikasi Pandji Pragiwaksono Terkait Kasus Mens Rea Jumat Ini
-
Momen Pramono Tertawa Lepas di Rakornas, Terpikat Kelakar Prabowo Soal '2029 Terserah'
-
'Mama Jangan Menangis' Surat Terakhir Siswa SD di NTT Sebelum Akhiri Hidup karena Tak Bisa Beli Buku
-
Diprotes Warga Srengseng Sawah, Pemprov DKI Jakarta Siap Evaluasi Izin Party Station
-
Kembali Jadi Tersangka, Ini Daftar Hitam Kasus Hukum Habib Bahar bin Smith