Suara.com - Menggigit kuku kerap dilakukan orang untuk membunuh rasa bosan. Namun, tahukah Anda bahwa kebiasaan tersebut ternyata bisa berisiko bagi kesehatan.
Hasil studi yang dipublikasikan dalam American Journal of Orthodontics and Dentofacial Orthopaedics (AJODO) menunjukkan, orang yang menggigit kuku biasanya menyembunyikan rasa ketakutan terhadap sesuatu yang dipendamnya.
Kecemasan ini membuat mereka reflek meletakkan tangannya di bibir diikuti gemertak gigi saat menggigit kuku.
Di balik kebiasaan yang cukup aneh ini, ada risiko kesehatan yang mengintai. Berikut di antaranya seperti dilansir Prevention.
1. Infeksi bakteri
Jika Anda menggigit kuku, maka ada kemungkinan Anda mendorong penyebaran bakteri dari tangan ke dalam mulut. Salah satu bentuk infeksi yang paling umum dari kebiasaan ini adalah paronychia yang dapat menyebabkan kemerahan, nyeri, dan benjolan nanah.
2. Kuku tumbuh ke dalam
Kuku Anda terdiri dari lapisan yang disebut matriks dimana semua sel berkembang. Kebiasaan menggigit kuku dapat merusak lapisan tersebut dan mendorong kuku tumbuh ke dalam.
3. Jerawat
Virus maupun bakteri paling banyak menginfeksi tangan Anda. Ketika Anda menggigiti kuku tangan, maka virus maupun bakteri tersebut dapat menginfeksi wajah karena letak bibir yang berada di wajah. Salah satu risikonya adalah munculnya jerawat di wajah.
4. Masalah gigi
Menggunakan gigi untuk menggigit kuku bisa mempengaruhi kesehatan gigi. Studi menyebut bahwa menggigit kuku bisa menyebabkan peradangan gusi dan gigi mudah keropos karena paparan bakteri yang terdapat di tangan.
Setelah mengetahui berbagai risiko kesehatan yang bisa muncul akibat sering menggigit kuku, mulai sekarang, jangan lagi melakukan kebiasaan buruk itu ya!
Berita Terkait
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- 5 HP Infinix Kamera Beresolusi Tinggi Terbaru 2026 dengan Harga Murah
- 7 Rekomendasi Parfum Lokal Tahan Lama dengan Wangi Musky
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Penyebab BRImo Sempat Terkendala Pagi Ini, Kini Layanan Pulih Sepenuhnya
Pilihan
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
-
Diguncang Gempa M 7,6, Plafon Gereja Paroki Rumengkor Ambruk Jelang Ibadah Kamis Putih
-
Isak Tangis Pecah di Kulon Progo, Istri Praka Farizal Romadhon Tiba di Rumah Duka
-
Bareskrim Periksa Pasangan Artis Dude Herlino-Alyssa Terkait Skandal Kasus PT DSI Rp2,4 Triliun
-
BREAKING NEWS: Peringatan Dini Tsunami 3, BMKG Minta Evakuasi Warga
Terkini
-
Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit
-
Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata
-
Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia
-
Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien
-
Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia
-
Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya
-
Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin
-
Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak
-
Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026
-
Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS